Senin, 21 Oct 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Polisi Beri Peringatan Sebelum Pelaku Curat Menyerahkan Diri

24 Maret 2019, 14: 04: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

SERAHKAN DIRI: Polisi menginterogasi pelaku curat di wilayah Hotel Hayam Wuruk yang menyerahkan diri.

SERAHKAN DIRI: Polisi menginterogasi pelaku curat di wilayah Hotel Hayam Wuruk yang menyerahkan diri. (ZAKI JAZAI/RADARTULUNGAGUNG.ID)

 TRENGGALEK- Pelarian Deni Rojianto (DR), warga Kampung Sawah, Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan Madura, salah seorang diduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di sebuah server ruang karaoke dan kamar Hotel Hayam Wuruk Trenggalek, berakhir.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibawa Saputra , penyerahan pelaku bermula dari serangkaian penyelidikan yang dilakukan polisi setelah tertangkapnya pelaku pertama. Ketika mengetahui keberadaan pelaku, polisi memberi peringatan agar pelaku menyerahkan diri. Dari situ, petugas akan mempertimbangkan penjatuhan hukuman yang nantinya akan diberikan kepada pelaku. “Untuk ancaman tetap sama seperti rekannya yang tertangkap dahulu. Mungkin dengan penyerahan itu, nantinya bisa menjadi acuan hakim untuk memutuskan berapa lama hukumannya,” katanya.

Seperti diberitakan, Sapta Adi Prasetya harus merasakan pengapnya tahanan besi Mapolres Trenggalek. Pasalnya, warga Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan Madura tersebut diduga terlibat pencurian dengan pemberatan di sebuah server ruang karaoke dan kamar salah satu Hotel Hayam Wuruk Trenggalek. Akibatnya, pihak hotel mengalami kerugian lebih dari Rp 9,26 juta karena barangnya seperti komputer, televisi, dan HP, raib dicuri.

(rt/zak/did/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia