Senin, 09 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Gawat, Duit Cekak, Atlet Rawan Hengkang

26 Maret 2019, 13: 10: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.Com)

TRENGGALEK - Pemkab dan DPRD Trenggalek tampaknya harus berpikir ulang terkait alokasi duit untuk olahraga pada tahun ini. Pasalnya, anggaran di bidang olahraga mengalami penurunan bahkan hampir separo dibanding 2018. Selain itu, anggaran yang terbatas tersebut belum bisa dicairkan padahal ada sejumlah agenda jelang pekan olah raga provinsi (poprov) 2019.  Jika kondisi tersebut tidak segera disikapi, tidak menutup kemungkinan sejumlah atlet di Kota Keripik Tempe ini bakal ancang-acang pindah ke daerah lain.

Tri Santoso,  Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Trenggalek menyayangkan hal tersebut.  Alokasi anggaran untuk KONI  tahun ini sekitar Rp 1 miliar. Padahal 2018 lalu, anggaran pembinaan dan kegiatan olahraga sekitar Rp 1,6 miliar, jadi turun sekitar Rp 600 juta. Padahal diketahui, kemampuan anggaran daerah tahun jauh lebih besar ketimbang tahun sebelumnya. “ Mumet (pusing) saya,” cletuknya, Senin (25/3).

Dia mengatakan, saat ini ada 24 cabang olahraga (cabor) di kota keripik tempe. Masing-masing cabor mendapatkan jatah untuk operasional pembinaan atlet berbeda. KONI menetepkan beberapa klasifikasi cabor, yakni cabor unggulan, cabor prestasi dan cabor yang disenangi masyarakat.

(rt/muh/dre/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia