Jumat, 06 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Ini Sebab Atlet Potensial Trenggalek Ancang-ancang Pindah Daerah

26 Maret 2019, 13: 50: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.Com)

TRENGGALEK -  Pemkab dan DPRD Trenggalek tampaknya harus berpikir ulang terkait alokasi duit untuk olahraga pada tahun ini. Pasalnya, anggaran di bidang olahraga mengalami penurunan bahkan hampir separo dibanding 2018. Satya Kurniawan, sekretaris KONI mengungkapkan, anggaran yang dibutuhkan untuk Porprov direncanakan sekitar Rp 600 juta. Itu adalah nilai yang tergolong sangat kecil jika dibandingkan daerah lain yang nilainya tembus miliaran rupiah.

Namun menurut dia, cukup memprihatinkan adalah soal pencairan anggaran KONI yang terbatas tersebut.  Berdasarkan informasi yang diterima, jelang pemilu daerah tidak boleh mencairkan anggaran hibah untuk lembaga. Padahal, sebelum Porprov ada kegiatan persiapan atau pra Porprov dengan mengirimkan sejumlah cabor dalam kegiatan tersebut. “Kami kirim lima cabor untuk kegiatan ini, kebutuhan anggarannya sekitar Rp 160 juta. Karena belum cair, ya terpaksa pinjam dulu,” akunya.

Kondisi olahraga yang demikian juga mempengaruhi psikologi atlet. Dia mendengar ada beberapa atlet potensial yang mulai ancang-ancang pindah daerah. Menurut dia, itu wajar, mengingat kemampuan atau bakat mereka kemungkinan bisa lebih baik jika bina dengan sarana yang lebih baik. “Kami hanya bisa berupaya agar mereka (atlet,red) bersabar dulu, yang di organisasi juga sabar terus kok,” katanya.

(rt/muh/dre/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia