Kamis, 12 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Alasan Dibalik Bahaya Kertas Bekas untuk Bungkus Makanan

26 Maret 2019, 15: 15: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi

TULUNGAGUNG – Seringkali dijumpai kertas bekas seperti kertas koran, tabloid, maupun buku dimanfaatkan sebagai wadah makanan. Terutama pada makanan yang digoreng atau berminyak.

Padahal patut diwaspadai, bahwa memanfaatkan kertas sebagai wadah makanan dapat menganggu kesehatan.

Kasi Kefarmasian dan Perbekalan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Masduki menuturkan, penggunaan kertas bekas untuk bungkus makanan tidak diperbolehkan. Pasalnya tinta yang terdapat pada kertas mengandung logam berat atau timbal dapat menganggu kesehatan. “Kertas bisa jadi sumber pencemaran mikroba, dan dapat menyebabkan sakit perut atau gangguan kesehatan lain,” terangnya Senin (25/3).

Beberapa kertas kemasan dan kertas nonkemasan pangan yang ada di masyarakat, terdeteksi mengandung timbal melebihi batas yang ditentukan. Penggunaan kertas bekas sebagai wadah pangan kerap dijumpai pada makanan berminyak seperti gorengan.

(rt/nda/did/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia