Jumat, 06 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

15 Siswa Tak Ikut UNBK Karena Sakit dan Mengundurkan Diri

27 Maret 2019, 13: 15: 59 WIB | editor : Retta wulansari

FOKUS: Sejumlah siswa kelas XII ketika ikut UNBK di SMKN 1 Boyolangu, Selasa (26/3).

FOKUS: Sejumlah siswa kelas XII ketika ikut UNBK di SMKN 1 Boyolangu, Selasa (26/3). (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

TULUNGAGUNG – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk SMK di Kota Marmer dimulai sejak Senin (25/3) lalu. Diperkirakan sebanyak 6.715 siswa SMK ikut ujian hingga Kamis (28/3) mendatang. Dari total tersebut, ada 15 siswa yang tidak mengikuti ujian.

“Total yang sudah terdaftar sebagai peserta ujian ada 6.715. Namun 15 tidak ikut ujian sehingga tersisa 6.700 yang ikut ujian,” jelas Kasi SMA/SMK dan Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) wilayah Tulungagung, Subagyo Senin (26/3).

Dia merinci, dari 15 peserta yang tidak mengikuti ujian, empat di antaranya sedang sakit. Sementara 11 lainnya mengundurkan diri. Salah satu alasan pengunduran diri siswa ini karena permintaan dari wali murid. Padahal, sebelumnya siswa telah terdaftar sebagai peserta ujian nasional.

Meski nilai UNBK bukan penentu kelulusan, penting bagi siswa untuk mengikuti ujian. Untuk itu, bagi siswa yang belum mengikuti UNBK, diharap mengikuti pada UNBK susulan. "Bagi yang belum ikut ujian, diharap mengikuti ujian susulan pada 15 hingga 16 April mendatang," terangnya.

Menanggapi kegiatan UNBK, dia mengaku pelaksanaan UNBK di Tulungagung tergolong lancar. Memang sempat mengalami berbagai kendala teknis di hari pertama, tapi semua dapat diatasi dengan segera. Siswa pun dapat mengikuti proses ujian hingga selesai. “Hari pertama memang sempat ada kendala teknis, seperti listrik terputus dan masalah koneksi internet. Tapi sejauh ini bisa diatasi,” ujarnya.

(rt/nda/did/red/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia