Selasa, 18 Jun 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Berikut Antisipasi yang Sudah Dilakukan Terkait Penggunaan ADD/DD

29 Maret 2019, 13: 40: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.Com)

BLITAR KABUPATEN – Massa yang tergabung dalam Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) menggelar aksi di depan eks kantor Bupati Blitar, di Jalan Raya Sudanco Supriyadi, Kamis (28/3). Kedatangan mereka menuntut adanya penindakan tegas terhadap dugaan penyelewengan anggaran dana desa (ADD) dan dana desa (DD).

Dalam aksinya, Koordinator aksi Jaka Prasetya juga meminta tidak boleh ada diskriminasi dalam penindakan hukum terhadap perangkat atau masyarakat yang menyelewengkan pembangunan fisik maupun nonfisik yang bersumber dari ADD maupun DD. “Artinya, siapapun yang melakukan penyalahgunaan ADD/DD harus diproses sesuai dengan hukum yang ada,” ujar Jaka.

Sementara itu, massa yang berorasi di depan pintu gerbang eks kantor Bupati Blitar ditemui oleh Harsoyo, Inspektur Pembantu (Irban) 1 Inspektorat Kabupaten Blitar. Di hadapan massa, dia menjelaskan bahwa Pemkab Blitar telah melakukan pengawasan atas pengelolaan dan penggunaan ADD/DD. Pihaknya juga sudah berkali-kali mengingatkan seluruh desa, baik perangkat desa maupun kepala desa, untuk segera membenahi administrasinya jika ada kesalahan penulisan maupun pendataan. “Pengawasan dan pencegahan sudah kami lakukan ke desa. Hal ini dilakukan agar pengelolaan dan penggunaan ADD/DD sesuai dengan aturan,” imbuhnya.

(rt/yan/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia