Jumat, 06 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Tak Bisa Leluasa Memilih, Ini Aturan Baru PPDB SMP

30 Maret 2019, 19: 30: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.Com)

BLITAR KABUPATEN – Mulai tahun ini, calon siswa yang ingin mencari sekolah SMPN baru tidak bisa leluasa memilih. Bahkan pilihannya juga terbatas.

Itu menyusul adanya aturan baru. Yakni tahun ajaran baru 2019-2020, Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar mulai menerapkan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Penerapan sistem zonasi pada PPDB tersebut merujuk pada aturan baru PPDB 2019 yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB.

Pernyataan itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Budi Kusumardjoko melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesiswaan Bidang SMP Suyadi. Dia mengatakan, selain merujuk pada permendikbud, penerapan sistem zonasi dalam PPDB juga bertujuan, mempercepat pemerataan layanan dan kualitas pendidikan di Kabupaten Blitar.

Selain itu, menurutnya juga mendekatkan anak dengan lingkungan sekolahnya. Ada juga menghilangkan kesan heterogen antara sekolah favorit dan sekolah nonfavorit di kalangan masyarakat. Lanjut dia, zonasi menjadi basis data dalam perumusan kebijakan yang berkaitan dengan peta sebaran distribusi guru, ketersediaan sarana prasarana dan fasilitas sekolah, termasuk wajar (wajib belajar) 12 tahun. “Sistem zonasi tersebut akan diterapkan untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP),” ungkapnya.

(rt/abd/red/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia