Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Baik Buruk Durian; Awas, Cenderung Bergas

31 Maret 2019, 06: 15: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.Com)

BLITAR - Salah satu buah yang banyak disukai yakni durian. Buah berduri ini memang menarik banyak orang untuk memakannya. Masa panen yang hanya satu sampai dua kali setahun, bukan menjadi masalah. Banyak yang sabar menunggu momen tersebut.

Della, seorang wanita berparas cantik doyan banget mengkonsumsi durian. Setiap musim panen seperti sekarang ini, dia tak pernah lupa untuk membeli. Selanjutnya dimakan ataupun diolah menjadi beberapa menu lain.

Baginya, durian punya rasa khas. Bahkan begitu mencium baunya, sudah langsung tergoda. “Baunya memang menyengat tapi khas. Rasanya pun ada manis, sedikit pahit, pokoknya enak,” ungkapnya. 

Semakin nikmat, tekstur durian jika sudah matang benar-benar lembut. Tak perlu susah mengunyah. Bisa langsung ditelan, tapi jangan bijinya.

Selain lezat, durian ternyata juga mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Tentu saja, dikonsumsi secara normal alias tidak berlebihan. “Kandungan nutrisi di dalam buah durian antara lain antioksidan, vitamin C, karbohidrat, hingga serat tinggi,” ujar Eny Ekowaty, salah seorang ahli gizi di rumah sakit ternama di Kota Blitar. 

Namun demikian, dibalik kenikmatan durian ternyata ada dampak buruk. Terlebih ketika dikonsumsi secara berlebihan. Buah berduri itu tidak baik dikonsumsi bagi pengidap diabetes. Sebab, kalori dan karbon dalam durian tinggi. Bahkan ada sedikit kandungan alkohol, sehingga kurang baik bagi pengidap penyakit lambung. “Tidak baik juga untuk orang dengan riwayat hipertensi. Sebab cenderung meningkatkan tekanan darah. Durian juga bergas,” kata Eny.

Selain itu, lanjut wanita ramah itu dalam durian ada zat yang menghambat enzim pencernaan. Dampaknya ketika seseorang tak kuat mengkonsumsi durian, bisa muntah. “Migren yang mungkin orang bilang mendem duren,” katanya.

Dia menyarankan, jangan mengkonsumsi durian saat perut kosong. Sebab, durian menghasilkan gas yang akan membuat kembung atau rasa tidak nyaman di dalam perut.

(rt/whe/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia