alexametrics
Senin, 01 Jun 2020
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Kata Warga : Jembatan Penghubung Rusak Sudah Lama, Pemkab Perlu Mikir

01 April 2019, 01: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

MENGKHAWATIRKAN: Pengunjung Pantai Popoh hendak melintasi jembatan penghubung yang pelatnya sudah rusak.

MENGKHAWATIRKAN: Pengunjung Pantai Popoh hendak melintasi jembatan penghubung yang pelatnya sudah rusak. (DHARAKA R. PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG.ID)

 TULUNGAGUNG - Para pengunjung Pantai Popoh harus berhati-hati jika melintasi jembatan penghubung Pantai Popoh ke Sidem di Desa Besole, Kecamatan Besuki. Pasalnya, kondisi jembatan yang terbuat dari pelat baja tersebut semakin mengkhawatirkan. Bangunan yang dibangun pada 2015 itu  semakin keropos.

Dikat, salah seorang warga setempat mengaku, kerusakan jembatan tersebut memang sudah cukup lama. Keroposnya pelat itu dipicu karena korosi air laut yang membuat bangunan tidak bisa bertahan lama. “Kondisinya memang tetap seperti itu,” katanya.

Pria paro baya ini menambahkan, secara garis besar itu merupakan salah satu poin yang harus dipikirkan pemangku kebijakan pascapengelolaan Popoh menjadi ranah pemkab. Semua tidak lepas dari keinginan warga setempat agar masa kejayaan Pantai Popoh bisa kembali lagi seperti dulu. Meskipun diakui atau tidak, saat ini memang menghadapi persaingan hebat dengan pantai baru yang bermunculan di pesisir selatan Kota Marmer. “Bisa dilihat sendiri, okupansi vila di sini pun sudah tidak bisa seperti dulu,” tambahnya.

Dia mengakui, ada kalanya suasana Popoh bisa semarak. Namun tidak jarang juga kondisi sepi. Kendati demikian, dia tetap bersyukur pada hari libur masih cukup banyak kunjungan dari wisatawan. “Kami sebenarnya juga ingin ada perhatian lebih dari pemkab agar tetap merasakan hasil dari kunjungan wisatawan ke sini,” ujarnya.

(rt/rak/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia