Minggu, 08 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Ini yang Dihadapi Siswa SMP Saat Siswa SMA Hadapi UNBK

01 April 2019, 12: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SERIUS: Sejumlah siswa mengikuti tryout UN. UNBK tingkat SMA dimulai hari ini, Senin (1/4).

SERIUS: Sejumlah siswa mengikuti tryout UN. UNBK tingkat SMA dimulai hari ini, Senin (1/4). (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

TULUNGAGUNG - Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMA/sederajat berlangsung mulai Senin (1/4) hari ini. Rencananya, ujian tersebut akan berlangsung selama empat hari.

Sementara itu, pada tingkat SMP, sebanyak 12.213 siswa tengah ujian sekolah berstandar nasional (USBN) yang dimulai Senin (1/4) hari ini. Jumlah itu terdiri dari siswa SMP negeri dan SMP swasta. Berbeda dengan UN yang berbasis komputer, USBN masih menggunakan kertas (based on paper test). Rencananya, USBN akan berlangsung hingga Senin (8/4) mendatang.

Kasi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dispendikpora) Tulungagung Purwono menjelaskan, materi USBN nantinya 20 hingga 25 persen berasal dari pusat. Sementara 75 hingga 80 persen materi dari tim musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) kabupaten.

Rencananya, kurang lebih 11 mata pelajaran (mapel) akan diujikan pada USBN. “Dalam sehari nanti, ada sekitar dua mapel yang diujikan. Jadi, total akan ada 11 mapel dengan pembagian materi gabungan dari pusat dan MGMP kabupaten,” terangnya.

Berbeda dengan UN, untuk USBN setiap satuan pendidikan akan memiliki nilai minimal yang berbeda. Sebab, setiap sekolah memiliki wewenang untuk menentukan nilai minimal. “Karena yang mengerti siswa berproses atau tidak dalam mengikuti pelajaran adalah setiap satuan pendidikan tersebut,” ujarnya.

Untuk itu, perlu siswa untuk menyiapkan materi sebaik mungkin. Penting juga untuk menjaga kesehatan sehingga dapat ikut USBN hingga selesai. Pasalnya, USBN menjadi salah satu penentu kelulusan siswa.

Karena menjadi salah satu syarat kelulusan, bagi siswa yang tidak dapat ikut USBN utama, wajib ikut ujian susulan pada 10 hingga 13 April mendatang.

(rt/did/nda/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia