Jumat, 06 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Ekonomi

Cuaca Lembap Bikin Dupa Mudah Terserang Jamur

02 April 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

HARUS BENAR KERING: Seorang pekerja membuat dupa di wilayah Desa Kamulan yang mudah terkena jamur jika cuaca lembap.

HARUS BENAR KERING: Seorang pekerja membuat dupa di wilayah Desa Kamulan yang mudah terkena jamur jika cuaca lembap. (ZAKI JAZAI/ RADARTULUNAGUNG.ID)

TRENGGALEK - Cuaca yang tidak menentu kadang hujan, kadang panas ini bisa mengganggu jalannya produksi dupa. Cuaca tersebut membuat produk tak layak jual. Seperti dialami pengusaha dupa di wilayah Desa Kamulan, Kecamatan Durenan.

Salah satu pengusaha dupa di Trenggalek Nova Ali Wardana mengatakan, cuaca yang tak menentu terkadang hujan sehingga membuat udara lembap. Hal tersebut membuat proses pengeringan dupa yang masih mengandalkan cahaya matahari terganggu. Selain itu, racikan untuk dupa harus sering diamankan dari air hujan karena membuat penjemuran tak maksimal. "Dengan kata lain, kami memerlukan waktu lama untuk proses pengeringannya dan harus bolak-balik menjemur dupa jika tidak jadi hujan," katanya.

Bukan hanya itu, karena cuaca lembap, produk mudah ditumbuhi jamur. Kendati sudah dikemas dengan baik dan ditempatkan ke tempat yang kering, tetap saja ditumbuhi jamur. Padahal, dupa tersebut siap kirim. Mengetahui itu, dirinya memutuskan menunda proses pengiriman. "Biasanya setiap lima hari sekali kami mengirim satu hingga dua ton dupa. Namun, adanya jamur itu pernah menggagalkan pengiriman karena lebih dari 50 persen ada jamur," jelasnya.

(rt/zak/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia