Minggu, 26 May 2019
radartulungagung
icon-featured
Ekonomi

Cara Pengusaha Dupa Atasi Serangan Jamur

02 April 2019, 07: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

HARUS BENAR KERING: Seorang pekerja membuat dupa di wilayah Desa Kamulan yang mudah terkena jamur jika cuaca lembap.

HARUS BENAR KERING: Seorang pekerja membuat dupa di wilayah Desa Kamulan yang mudah terkena jamur jika cuaca lembap. (ZAKI JAZAI/ RADARTULUNAGUNG.ID)

TRENGGALEK - Cuaca yang tidak menentu kadang hujan, kadang panas ini bisa mengganggu jalannya produksi dupa. Cuaca tersebut membuat produk tak layak jual. Seperti dialami pengusaha dupa di wilayah Desa Kamulan, Kecamatan Durenan.

Salah satu pengusaha dupa di Trenggalek Nova Ali Wardana mengatakan, terus berupaya mencari cara untuk menanggulangi hal tersebut. Salah satunya mencari ramuan semacam obat-obatan organik untuk mencegah pertumbuhan jamur. Selain itu, untuk proses pengeringan, dupa-dupa yang akan dijemur dimasukkan ke oven.

Kendati demikian, cara tersebut kurang ampuh untuk mengatasi persoalan tersebut. Sehingga hal itu semakin memacunya untuk terus melakukan berbagai cara guna menanggulanginya. "Saya ingin Trenggalek memiliki produk unggulan, salah satunya dupa. Makanya, saya akan terus menjaga kualitasnya agar layak jual ke luar daerah," jelas Nova.

(rt/zak/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia