Kamis, 23 May 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Menyamar Sales Motor, Pria Tega Gondol Rp 23 Juta Milik Wanita

03 April 2019, 14: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ILUSTRASI

ILUSTRASI

 TULUNGAGUNG -Ahmad Arifin warga Dusun Kedung Jambu, Kelurahan Kedungsuko, Kecamatan Tulungagung, terpaksa dibui. Pasalnya, dia diduga menipu Lailatul Azizah, warga Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru. Akibat aksi tersebut korban mengalami kerugian Rp 23 juta.  Modus yang dilakukan pelaku dalam menjalankan aksinya, yakni menyamar sebagai sales motor resmi.  Dengan gaya yang meyakinkan, dirinya memperdaya korban.  

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubbag Humas AKP Sumaji menjelaskan awal mula kejadian, yakni  Lailatul hendak membeli sepeda motor merk Honda Vario 150 cc, Senin (4/3) lalu. Korban pun bertanya kepada temannya, Lela untuk memberikan nomor kontak sales salah satu diler. “Lela sebelumnya pernah membeli sepeda motor dari sales diler motor itu, namun karena lupa dengan nama salesnya. Akhirnya Lela memberikan nomor kontak berinisil R,” jelasnya.

Tak selang lama, korban menerima pesan whatsapp dari nomor orang tak dikenal. Pesan itu berisi pertanyaan penegasan jadi membeli motor atau tidak. “Korban tak menaruh curiga dengan pesan whatsapp tersebut,” ujarnya.

Dia melanjutkan, tawar-menawar antara pelaku dan korban sampai pada titik di mana pelaku memutuskan untuk datang ke rumah korban. Tujuannya, memperjelas ketentuan pembelian motor. “Korban diiming-imingi harga Rp 23 juta untuk motor yang diinginkan. Sedangkan pengiriman motor diberikan rentang waktu lima hari usai pelunasan,” tandasnya.

Korban pun menyetujui penawaran tersebut, lantas memberikan uang sebanyak Rp 15 juta dan Rp 8 juta, Selasa (5/3). Namun, rentang waktu lima hari usai pelunasan, ternyata pelaku tak kunjung mengirimkan sepeda motor, akhirnya korban melapor. “Kendati demikian, tim khusus (Timsus) Polres Tulungagung telah berhasil meringkus Ahmad Arifin di sekitar Jalan Raya Pasar Kliwon, Sabtu (30/3) lalu,” tandasnya.

Penangkapan pelaku penipuan dan penggelapan itu, kepolisian mendapatkan barang bukti, termasuk uang Rp 940 ribu, 1 HP Samsung Andromax, 1 ATM BRI, 1 ATM BCA, 1 tas warna merah, 1 topi warna merah, 1 topi warna abu-abu, dan 1 baju lengan panjang. “Pelaku dijerat pasal tindak pidana penipuan dan atau penggelapan 372 dan 378 KUHP,” katanya.

(rt/pur/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia