Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Ekonomi

Home Industry Pia Kurangi Pengangguran dan Angkat Ekonomi Warga

05 April 2019, 06: 15: 59 WIB | editor : Retta wulansari

FINISHING: Salah satu pekerja sedang packing kue pia ke mika.

FINISHING: Salah satu pekerja sedang packing kue pia ke mika. (SITI NURUL LAILIL M/RATU)

TULUNGAGUNG - Keberadaan industri di dalam desa bisa menjadi roda penggerak ekonomi masyarakat desa setempat. Betapa tidak, perannya bisa menjadi sumber mata pencarian warga. Tentu itu akan berdampak positif. Minimal mampu mengurangi jumlah pengangguran.

Nah, di Tulungagung, banyak industri kreatif berbagai bidang yang tumbuh di desa-desa. Salah satunya seperti terlihat di Desa Picisan, Kecamatan Sendang. Ya, desa di bawah lereng Gunung Wilis terdapat industri kuliner yang berkembang. Yakni industri pia. Keberadaannya mampu memberikan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

Pemilik industri pia Yuvita, Wahyudi mengatakan, usaha industri pia yang dikembangkannya berdiri sejak 2011. Kalau itu, usahanya masih home industry kecil. Jadi hanya dikerjakan sendiri menggunakan oven rumahan. Hasilnya setiap hari hanya memasarkan kurang lebih 50 toples dengan isi 25 pia.

Tentu pemasarannya juga tak mudah. Dia memasarkan sendiri dengan menitipkan toko ke toko. "Awalnya ya produksi dikit. Itu pun kita pasarkan ke toko-toko sendiri. Dengan kerja keras bareng kakak saya, akhirnya kita mulai membuat pasar sendiri dan mencoba memperbesar produksi kita. Alhamdulillah hasilnya lumayan," katanya.

Dari keuletannya tersebut, kini dia mampu memproduksi dan menjual lebih dari 5.000 ribu pak atau mika per bulan. Per pak berisi 10 pia. Bahkan produksi akan meningkat jika mendapatkan pesanan pada musim haji atau pernikahan yang pianya dibuat sanggahan atau oleh-oleh. "Karena produksi semakin besar, otomatis kita juga memakai alat yang juga berkapasitas besar. Misalnya oven, mencapai 200 pia per jamnya," terangnya.

(rt/lai/dre/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia