Rabu, 11 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Pecinta Lingkungan Akan Terus Pantau Dugaan Penebangan Liar Sonokeling

05 April 2019, 03: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ADA KEGANJILAN : Petugas mengukur pohon sono keling berumur lebih dari 20 tahun yang ditebang.

ADA KEGANJILAN : Petugas mengukur pohon sono keling berumur lebih dari 20 tahun yang ditebang. (AGUS DWIYONO/RADARTULUNGAGUNG.ID)

TULUNGAGUNG – Meskipun tim dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) sudah turun untuk mengecek dugaan pembalakan pohon sonokeling, tampaknya hal tersebut belum membuat Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Mangkubumi puas. Pasalnya, sebaran penebangan pohon tidak hanya berada di pinggir jalan nasional di Kota Marmer, tetapi juga sampai kabupaten tetangga.

Direktur PPLH Mangkubumi, Muhammad Ikhwan mengatakan, pihaknya sampai kini memilih untuk terus memantau perkembangan yang terjadi setelah kedatangan tim dari Pemprov Jatim. Khususnya apakah ada tindakan lanjutan yang bakal dilakukan. Namun pihaknya menduga itu bisa saja masuk kategori pencurian dan bisa dilaporkan ke kepolisian. “Bisa saja ini dilaporkan, tetapi kami masih menunggu perkembangannya seperti apa,” ujarnya.

Dari penelusuran yang dilakukan aktivis lingkungan hidup, persebaran pohon yang ditebang pun tidak hanya berada di wilayah Tulungagung.

Tetapi ada juga yang berada di jalur menuju Trenggalek. Estimasinya ada 30 batang yang sudah hilang dan belum ditemukan sampai detik ini. “Dalam penghitungan, kami tidak berpatokan khusus di jalanan Tulungagung, tetapi menyeluruh di seluruh pinggir jalan nasional yang melintasi Kota Marmer,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, indikasi pembalakan sembilan pohon sonokeling di beberapa titik di Kota Marmer beberapa waktu lalu, membuat Pemprov Jatim turun tangan. Diperkirakan pohon yang ditebang itu memiliki berusia lebih dari 20 tahun itu berada di sepanjang jalan Tulungagung-Blitar.

(rt/iyo/did/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia