Selasa, 12 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Alasan Agrowisata Dilem Wilis Belum Bisa Dinikmati

09 April 2019, 11: 20: 59 WIB | editor : Retta wulansari

TAK RAMPUNG: Pengunjung melihat green house area Agrowisata Dilem Wilis.

TAK RAMPUNG: Pengunjung melihat green house area Agrowisata Dilem Wilis. (AGUS MUHAIMIN/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK – Pengembangan Agrowisata Dilem Wilis sebagai salah satu destinasi wisata baru teryata belum sepenuhnya dinikmati. Selain karena masih minimnya petugas pengelola, juga ada beberapa kegiatan yang belum rampung dikerjakan. Misal, museum kopi di samping pabrik kopi peninggalan zaman Belanda.

Dinas pertanian dan pangan menyebut itu bukan kegiatan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Trenggalek, melainkan dibangun oleh APBN. Kementerian Pertanian sebagai pelaksana kegiatan pembangunan tersebut. “Saya juga komplain ke BPTP (balai pengkajian tanaman pangan) itu untuk museum kopi,” kata Didik Susanto, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan, Senin (8/4).

Dia mengungkapkan, pengembangan Agrowisata Dilem Wilis tersebut bekerja sama dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pertanian. Selain museum kopi, gudang penjaga, dan ada rehabilitasi pabrik kopi, rencananya nanti dibuat bangunan sederhana untuk menutupi alat-alat yang digunakan untuk proses produksi kopi. Sayang, untuk beberapa kegiatan memang belum rampung.

Pihaknya mengaku kecewa dengan pelaksanaan sejumlah bangunan di area tersebut yang dibangun dari anggaran pusat. Sebab, meskipun pekerjaan belum rampung, pelaksana kegiatan tetap menerima pencairan sesuai dengan progres pekerjaan. “Kalau yang APBD kan tidak demikian. Kalau tidak rampung ya kita blacklist, lha ini keenakan rekanannya,” keluh Didik.

Didik menambahkan, pada Desember tahun lalu pihaknya mengingatkan kepada pelaksana untuk menambah tenaga kerja agar pekerjaan tersebut selesai di anggaran 2018. Hanya, pihak pelaksana tidak menghiraukan arahan tersebut. “Kalau kafe itu dari kita sudah selesai,” terangnya.

(rt/muh/dre/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia