Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon featured
Blitar

Maling Yang Tabrakan Usai Curi Uang Di Blitar Ternyata Komplotan Pecah

Begini Cara Pelaku Mengambilnya

09 April 2019, 20: 05: 59 WIB | editor : Retta wulansari

MODUS OPERASI: Polisi menunjukkan cincin modifikasi yang digunakan pelaku

MODUS OPERASI: Polisi menunjukkan cincin modifikasi yang digunakan pelaku (M. SUBCHAN/RADARTULUNGAGUNG.ID)

BLITAR KOTA - Dua pelaku pencurian uang ratusan juta milik Sutrisno warga Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro diketahui komplotan maling pecah kaca.

Modus dua pelaku, Dion Feri Saputra dan Taufik Sanjaya, saat beraksi Senin (8/4), yakni dengan cara mengempes ban minibus Mitsubshi Colt L 300 milik korban yang juga pengusaha jagung ini.

Setelah itu pelaku yang berboncengan membuntuti korban. "Korban ini baru saja keluar dari Bank BCA setelah mengambil uang. Lalu dibuntuti oleh pelaku," kata Kasat Reskrim  Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono, Selasa (9/4).

Saat itu, lanjut Heri, pelaku sudah lebih dulu mengempeskan ban belakang kiri minibus milik pria 41 tahun tersebut. Pengempesan dilakukan saat mobil diparkir di bank. "Pelaku mengempeskan ban dengan cara menusuk. Ada alat khusus milik pelaku yang sudah kami amankan," jelasnya.

Nah, saat perjalanan pulang ke rumah di Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Sutrisno merasa ban mobilnya kempes. Dia kemudian berhenti di timur lampu traffic light simpang empat Yonif 511 Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan.

Sutrisno lalu mengeceknya dan didapati ban belakang kiri mobil kempes. Saat korban mengecek itulah pelaku mengambil uang ratusan juta yang disimpan dalam tas. "Pelaku memanfaatkan kelengahan korban. Lalu mengambil uang yang ditaruh kursi kiri sopir. Saat itu pintu mobil juga sedikit terbuka," terang periwira berpangkat tiga balok di pundak ini.

Berhasil menggondol uang, dua pelaku langsung kabur ke arah barat. Saat sampai di perempatan Yonif 511 itu dua pelaku terlibat kecelakaan. Pelaku menabrak pengendara sepeda motor karena menerobos lampu merah. "Satu pelaku Dion Feri ini malah merampas sepeda motor pengendara yang ditabrak," ujar Heri.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti. Yakni satu unit sepeda motor satria Fu, satu cincin yang di modifikasi untuk melakukan pecah kaca, uang senilai Rp 150 juta, ban Mobil yang telah digembos dan paku payung.

(rt/abd/kan/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia