Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Maling Yang Mencuri Uang Ratusan Dipastikan Komplotan Antar Provinsi

09 April 2019, 20: 40: 59 WIB | editor : Retta wulansari

KAPOK: Dian Feri Saputra (kiri) dan Taufik Sanjaya digelandang ke kantor polisi bersama barang bukti segebok uang curian.

KAPOK: Dian Feri Saputra (kiri) dan Taufik Sanjaya digelandang ke kantor polisi bersama barang bukti segebok uang curian. (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

BLITAR KOTA - Polisi menduga kuat dua pelaku merupakan komplotan jaringan maling spesialis pecah kaca lintas daerah hingga provinsi.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono. Dia mengatakan, dua pelaku, Dion Feri Saputra dan Taufik Sanjaya warga asal Provinsi Bengkulu itu bisa dipastikan jaringan maling lintas daerah dan provinsi. "Ya, saya yakin mereka itu antar daerah dan provinsi. Kami masih menyeledikinya," jelas Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono, Selasa (9/4).

Heri mengungkapkan, para pelaku ini juga beraksi di daerah lain. Modus yang dilakukan pelaku yakni dengan mengempes ban mobil dan memecah kaca. "Dalam beraksi komplotan pelaku ini tidak menetap. Mereka hunting lebih dulu di daerah yang akan jadi sasaran," ujar polisi berpangkat tiga balok di pundak ini.

Dari hasil penyidikan sementara, dua pelaku mengaku hanya beraksi sekali di Blitar. Tetapi polisi tidak percaya. Polisi terus berupaya keras untuk mencari sejumlah bukti keterkaitan pelaku dengan aksi-aksi serupa yang pernah terjadi di Blitar. "Kami berusaha mengumpulkan barang bukti salah satunya adalah CCTV," katanya.

Polisi saat ini juga masih memburu satu pelaku lainnya yang berhasil kabur. Polisi juga telah mengantongi identitas buronan dan mengetahui ciri-cirinya.

Diberitakan sebelumnya, aksi melarikan diri dua pelaku pencurian berakhir celaka di jalan raya, Senin (8/4). Dua pelaku yang berboncengan itu terlibat kecelakaan saat berusaha melarikan diri usai mencuri ratusan juta uang di salah bank di Blitar.

Saat itu, kejadian kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.45 di simpang empat Yonif 511 di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan. Dua pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria menabrak pengendara sepeda motor Honda Vario berusia lanjut.

Setelah menabrak, salah satu pelaku malah merampas sepeda motor yang ditabrak. Pelaku yang merampas langsung kabur sedangkan rekannya berhasil diamankan warga. 

(rt/kan/abd/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia