Rabu, 11 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Blitar

Bupati Rijanto Resmikan Sarpras Air Minum di 19 Desa

Minimalisasi Kesulitan Air Melalui Pamsimas

12 April 2019, 13: 45: 59 WIB | editor : Retta wulansari

RESMI: Bupati Rijanto bersama Sekda Totok Subihandono memotong pita atas diresmikannya 19 pamsimas.

RESMI: Bupati Rijanto bersama Sekda Totok Subihandono memotong pita atas diresmikannya 19 pamsimas. (SYAIFUL ANWAR/RADAR BLITAR)

BLITAR KABUPATEN – Warga yang berada di 19 desa, kini tidak perlu was-was ketika musim kemarau. Pasalnya, mereka dipastikan tidak bakal kesulitan mendapatkan air bersih. Itu setelah, Bupati Rijanto meresmikan sarana dan prasarana (sarpras) air minum melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di 19 desa.

Total 19 desa yang mendapatkan program pamsimas, yakni Desa Sukorejo dan Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates; Desa Kalitengah dan Desa/Kecamatan Panggungrejo; Desa Ngaringan, Desa Semen, Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari; Desa Plandirejo, Desa Ngrejo, Desa Kedungbanteng, Desa Lorejo, Desa Pulerejo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung; Desa Sumberkembar, Kecamatan Binangun; Desa Pagergunung,  Kecamatan Kesamben; Desa Olak-Alen, Desa Banjarsari, Kecamatan Selorejo; Desa Tegalsari, Kecamatan Wlingi; serta Desa Plumbangan, Kecamatan Doko.

Peresmian Sarpras Program Pamsimas III Tahun Anggaran (TA) 2018 tersebut, dipusatkan di Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Rijanto dan Sekda Totok Subihandono, serta Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Blitar Agus Santoso, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar Puguh Imam Susanto, dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. “Sebanyak 19 sarpras air minum program pamsimas yang kami resmikan sekarang, pengerjaannya dilakukan pada tahun 2018,” ungkap Rijanto.

Dia mengatakan, program pamsimas tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan dan memperluas cakupan air minum, dimana target nasional yakni 100 persen setahun di tahun 2019. Artinya, pada 2019, sudah tidak ada lagi warga yang kesulitan mencari air bersih atau air minum. “Dalam program pamsimas, masyarakat sebagai pelaku inti. Artinya, mulai dari perencana kegiatan, pengorganisasian dan perawatan sarpras air minum, dilakukan oleh masyarakat,” jelasnya.

Dia menjelaskan, program pamsimas sejatinya diluncurkan sejak 2012 lalu, tapi di Kabupaten Blitar, program tersebut dimulai 2017. “Meski pelaksanaan program pamsimas di Kabupaten Blitar, tergolong baru. Tapi, pelaksanaan pamsimas di Kabupaten Blitar, diperhitungkan di tingkat nasional,” ujarnya.

Sebab, pada 2018 lalu, pelaksanaan program pamsimas menjadi pelaksanaan pamsimas terbaik se-Jawa Timur. Hal ini terjadi tidak hanya peran Pemkab Blitar dalam merealisasikan program pamsimas, tetapi juga karena peran serta dan keterlibatan masyarakat dalam menjalankan program tersebut. “Sebanyak 19 pamsimas yang kami resmikan ini menghabiskan dana Rp 6 miliar. Rinciannya, Rp 4,6 dari pemerintah (APBN/APBD), sisanya dari swadaya masyarakat,” imbuhnya.

Pemberitaan peresmian program pamsimas di Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates, dipersembahkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Blitar.

KOMPAK: Bupati  Rijanto bersama  kepala OPD dan warga  sekitar usai peresmian pamsimas.

KOMPAK: Bupati Rijanto bersama kepala OPD dan warga sekitar usai peresmian pamsimas. (SYAIFUL ANWAR/RADAR BLITAR)

HADIRI PERESMIAN: Bupati Rijanto dan Sekda Totok  Subihandono bersama kepala OPD dan warga.

HADIRI PERESMIAN: Bupati Rijanto dan Sekda Totok Subihandono bersama kepala OPD dan warga. (SYAIFUL ANWAR/RADAR BLITAR)

PENANDA: Bupati Rijanto menandatangani 19 prasasti Pamsimas TA 2018.

PENANDA: Bupati Rijanto menandatangani 19 prasasti Pamsimas TA 2018. (SYAIFUL ANWAR/RADAR BLITAR)

BUKA: Bupati Rijanto memberikan  sambutan sebelum peresmian sarpras air  minum pamsimas.

BUKA: Bupati Rijanto memberikan sambutan sebelum peresmian sarpras air minum pamsimas. (SYAIFUL ANWAR/RADAR BLITAR)

HIBURAN: Tamu undangan dihibur tarian dan penyanyi campursari.

HIBURAN: Tamu undangan dihibur tarian dan penyanyi campursari. (SYAIFUL ANWAR/RADAR BLITAR)

BISA DIMANFAATKAN: Bupati Rijanto memencet tombol pompa air.

BISA DIMANFAATKAN: Bupati Rijanto memencet tombol pompa air. (SYAIFUL ANWAR/RADAR BLITAR)

MANCUR: Bupati Rijanto mencoba membuka kran air.

MANCUR: Bupati Rijanto mencoba membuka kran air. (SYAIFUL ANWAR/RADAR BLITAR)

(rt/yan/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia