Senin, 27 May 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Bawaslu Catat 71 TPS Rawan Di Kota Blitar, Polisi Tingkatkan Patroli

14 April 2019, 13: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ILUSTRASI

ILUSTRASI

BLITAR KOTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah memetakan sejumlah titik rawan pada Pemilu 2019. Salah satunya di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di tiga kecamatan. 

Berdasarkan catatan Bawaslu Kota Blitar, ada sedikitnya 71 titik TPS yang rawan ketika proses pemungutan suara berlangsung. "TPS-TPS yang rawan itu berada di dekat tempat tinggal caleg dan dekat posko pemenangan," kata Komisioner Bawaslu Kota Blitar Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Abdul Aziz. 

Azis mengatakan, 71 TPS rawan itu menyebar di tiga kecamatan. Perinciannya, di Kecamatan Sukorejo ada 25 TPS. Kecamatan Sananwetan 35 TPS dan Kecamatan Kepanjenkidul ada 11 TPS. "Di samping itu kami juga mengantisipasi PSU (Pemungutan Suara Ulang) di Kecamatan Kepanjenkidul. Sebab, pada Pilgub 2018 lalu ada PSU di wilayah Kepanjenkidul," terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kota Blitar Hakim Sisworo mengungkapkan, kesiapan pemilu 2019 sudah maksimal. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU, Bawaslu dan instansi terkait lainnya untuk persiapan pemilu serentak. "Secara keseluruhan sudah siap. Tinggal pengiriman logistik ke PPS kelurahan," katanya. 

Pengiriman logistik, lanjut Hakim, dijadwalkan pada 16 April ke Panitia Pemungutan Suara (PPS)  tiap kelurahan. Logistik itu berupa surat suara, kotak suara, tinta, hingga bilik suara. "Proses pengiriman nanti dikawal langsung oleh aparat kepolisian. Dari gudang sampai ke PPS," terangnya. 

Pihaknya juga sudah menerima data-data TPS rawan dari Bawaslu Kota Blitar. TPS rawan itu berada di dekat rumah caleg dan posko pemenangan. "Kami berkoordinasi dengan aparat terkait untuk patroli di sekitar TPS rawan mendekati coblosan. Termasuk di hari tenang sekarang. Namun, seperti sebelumnya, Kota Blitar tergolong aman," tandasnya. 

Seperi diketahui, hari tenang sudah dimulai hari ini Minggu (14/4). Hari tenang digelar selama tiga hari. Aparat dan bawaslu juga meningkatkan pengawasan dan keamanan. 

(rt/iyo/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia