Kamis, 18 Jul 2019
radartulungagung
icon-featured
Sports

Tak Ada Pertandingan, Fokus Latih Tanding

16 April 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

TANGGUH: Tim Pertina Kabupaten Blitar dan Kota Blitar menjalani latih tanding di Aula KONI Kabupaten Blitar, Minggu (14/3).

TANGGUH: Tim Pertina Kabupaten Blitar dan Kota Blitar menjalani latih tanding di Aula KONI Kabupaten Blitar, Minggu (14/3). (PERTINA KAB BLITAR UNTUK RADAR BLITAR)

BLITAR KABUPATEN – Mendekati gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2019, atlet proyeksi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Blitar, lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi ajang empat tahun tersebut. Sudah tidak ada agenda pertandingan yang diikuti menjelang porprov. Hanya latihan rutin dan latih tanding secara berkala.

Minggu (14/3), bertempat di Aula KONI Kabupaten Blitar, atlet proyeksi menjalani agenda latih tanding. Lawan dalam kesempatan ini adalah sesama atlet persiapan porprov dari Kota Blitar. Kesempatan ini sangat bermanfaat, karena atlet bisa mengukur kekuatan dengan lawan sepadan. “Saat ini sudah tidak ada agenda pertandingan. Hanya persiapan porprov dengan latihan di sasana dan KONI,” jelas Asisten Pelatih Pertina Kabupaten Blitar Yuli Purnomo.

Dalam porprov, yang berlangsung di empat kabupaten, Lamongan, Tuban, Gresik, dan Bojonegoro, cabang olahraga (cabor) tinju bakal berlangsung di Kabupaten Tuban.

Informasinya, porprov berlangsung mulai 3-14 Juli mendatang. Dengan waktu tersebut, tim pelatih masih memiliki waktu menata kekuatan. Saat ini, mereka digembleng setiap pekan, baik di sasana maupun dalam pemusatan latihan di Aula KONI Kabupaten Blitar. Pasalnya, atlet-atlet terbaik Jawa Timur bakal menanti dalam ajang empat tahunan tersebut.

Seperti diketahui, untuk persiapan porprov, sebanyak tujuh atlet masuk proyeksi tim pelatih. Dari kelas 46 kilogram Syaiful Lukman (Wlingi), kelas 49 kilogram Muhammad Ulinuha (Nglegok), kelas 52 kilogram Andre Saputra (Kademangan), kelas 56 kilogram Agung Prasetya (Nglegok), kelas 60 kilogram Ricky Andreas (Srengat), kelas 64 kilogram Fauzi (Kademangan), dan kelas 69 kilogram Yudho (Kesamben).

(rt/yan/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia