Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Dua TPS Porak-poranda dan Tenda Terbang Tersapu Angin Puting Beliung

16 April 2019, 21: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

DIPINDAH: Salah satu TPS di Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, yang tersapu angin puting beliung, kemarin sore.

DIPINDAH: Salah satu TPS di Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, yang tersapu angin puting beliung, kemarin sore. (DHARAKA R. PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG.ID)

TULUNGAGUNG – Cuaca yang tak menentu harus diwaspadai penyelenggara pemilu. Karena ini bisa menimbulkan potensi terganggunya pesta demokrasi lima tahunan ini. Apalagi semua persiapan sudah diklaim rampung 100 persen.

Seperti yang terjadi di Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu. Selasa (16/4) sore sekitar pukul 16.00, dua TPS yakni TPS 12 dan 13 menjadi korban amukan puting beliung. Alhasil, KPU pun sudah mengoordinasikan dengan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat untuk memindahkan dua TPS yang tersapu angin kencang itu. “Cuaca memang harus diwaspadai sebelum hingga setelah coblosan,” kata Ketua KPU Tulungagung Mustofa.

Menurut dia, hal tersebut sebenarnya sudah disosialisasikan sejak jauh-jauh hari hingga tingkat KPPS. Di mana TPS di seluruh desa/kelurahan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan pada cuaca yang tidak menentu. Yakni untuk tetap menjaga keamanan logistik pemilu yang sudah didistribusikan itu. “Semua logistik yang sudah terdistribusikan harus dijaga dengan baik, tak terkecuali dari cuaca yang tak menentu,” jelasnya.

Terkait kondisi dua TPS di Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, pria ramah ini mengaku, jika dalam kondisi rusak. Bahkan tenda ikut terbang terbawa angin. Beruntung semua logistik masih dalam kondisi aman karena masih berada di balai desa setempat sebelum didistribusikan ke TPS sebelum pencoblosan. “Demi kelancaran kegiatan, dua TPS itu harus dipindahkan ke lokasi lain,” tuturnya.

(rt/rak/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia