Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Tersangka Juga Beraksi di Tulungagung Dilakukan Beberapa Tahun Lalu

17 April 2019, 18: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

PEMBALAKAN : Sonokeling di jalur Trenggalek-Tulungagung yang ditebang.

PEMBALAKAN : Sonokeling di jalur Trenggalek-Tulungagung yang ditebang. (AGUS DWIYONO/RADAR TULUNGAGUNG)

TRENGGALEK - Kasus illegal logging atau pembalakan liar pohon sonokeling ternyata sudah dilakukan beberapa tahun lalu oleh lima tersangka. Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana.

Menurut dia, keterangan dari tersangka kasus illegal logging tersebut terus didalami penyidik. Hasilnya, dari pengakuan tersangka, mereka telah beraksi sejak beberapa tahun silam di wilayah Trenggalek. “Untuk di wilayah Trenggalek, berdasarkan keterangan yang kami dapat mulai awal 2019 ini hingga tertangkap, ada 10 pohon di ruas jalan yang telah ditebang,” katanya.

Dia melanjutkan, penyidik juga mendalami penyelidikan terkait keterlibatan lima tersangka pada aksi serupa di wilayah lainnya. Hasilnya, didapat mereka mengaku juga terlibat aksi penebangan pohon sonokeling tersebut di Tulungagung. Wilayah tersebut tepatnya di ruang milik jalan (Rumija) masuk area Kecamatan Sumbergempol. “Semua data dan barang bukti terkait hal itu (aksi di area Kecamatan Sumbergempol, Red) telah kami kantongi,” ujarnya.

Hal tersebut yaitu dugaan bukti-bukti yang diamankan terkait aksi di tempat tersebut juga diakui tersangka. Jadi, untuk kasus penyelidikannya, Polres Trenggalek akan melimpahkannya ke Polres Tulungagung, mengingat lokasi tempat pelaku beraksi masuk wilayah hukum polres tersebut.

Sedangkan terkait kemungkinan ada tambahan saksi atau tersangka lainnya, pria yang akrab disapa Andana ini tidak bisa memberikan tanggapan. Sebab, kini penyelidikan terus dilakukan oleh petugas. “Prinsipnya kami masih lakukan penyelidikan sehingga mana-mana saksi untuk memperkuat hal itu pasti akan dipanggil jika dirasa dibutuhkan,” jelasnya.

(rt/zak/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia