Minggu, 08 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Jokowi-Ma’ruf Unggul Telak Perolehan Suara Di Sejumlah Tempat Pejabat

18 April 2019, 03: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

SUKSESKAN PESTA DEMOKRASI: Plt Bupati Tulungagung Maryoto Birowo beserta istri saat menyalurkan suara di TPS 002 Sembon, Karangrejo.

SUKSESKAN PESTA DEMOKRASI: Plt Bupati Tulungagung Maryoto Birowo beserta istri saat menyalurkan suara di TPS 002 Sembon, Karangrejo. (ZAKI JAZAI/ RADARTULUNAGUNG.ID)

TULUNGAGUNG – Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin berjaya di tempat pemungutan suara (TPS) beberapa pejabat di Kota Marmer. Bahkan perolehan suara Jokowi-Ma’ruf unggul cukup telak dari pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno.

Hingga berita ini diturunkan pukul 17.25, kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di TPS 002 Desa Sembon, Kecamatan Karangrejo tempat Plt Maryoto Birowo mencoblos sudah menyelesaikan penghitungan untuk pilpres. Begitupun TPS 02 Desa Mojoagung, Kecamatan Ngantru,  tempat Ketua DPRD Tulungagung Supriyono mencoblos dan TPS 14 Desa Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru yang menjadi lokasi Wakil Ketua DPRD Tulungagung Adib Makarim menyalurkan hak suara.

Ketua Panitia KPPS 02 Desa Mojoagung, Kecamatan Ngantru, Lilik Supriyani mengungkapkan, penghitungan hasil pilpres dilakukan usai pemungutan suara pada 13.00 WIB. Sampai pada batas waktu tersebut, daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 02 Desa Mojoagung, Kecamatan Ngantru ada 218 KK, namun jumlah yang hadir ada 193 KK. Sedangkan dari 193 KK itu, ada tiga surat suara tidak sah dalam pilpres karena dicoblos dua-duanya. “Ada 25 tidak hadir, beberapa di antaranya sakit,” ungkapnya.

Kendati demikian, penghitungan pilpres tetap dilanjutkan dengan beberapa saksi sampai muncul jumlahnya sekitar sekitar 13.45 WIB. Dari penghitungan itu, pasangan calon (paslon) nomor urut satu Jokowi-Ma’ruf unggul di banding paslon nomor urut dua Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Selisihnya pun telak, pasalnya nomor urut satu capai 175 surat suara sah, namun nomor urut dua ada 15 surat suara sah. “Penghitungan hasil pilpres diketahui beberapa saksi,” ujarnya.

Di sisi lain, KPPS Desa Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru Slamet Haryanto mengungkapkan, TPS 14 juga melakukan penghitungan surat suara pilpres pada 13.00 WIB. Di desa setempat, ada 206 DPT dan yang hadir ada 196 KK. Dari ketentuan pencoblosan surat suara sah, ada tujuh surat suara yang tidak sah. Jadi ada 189 surat suara yang diakui secara sah. Dari hasil pembacaan penghitungan, paslon nomor urut 01 unggul dengan 151 perolehan suara, namun nomor urut 02 ada 38 perolehan suara. “Perolehan diketahui saksi dan ditempel di papan,” ungkapnya.

Kondisi yang tidak jauh berbeda terlihat di TPS 002 Desa Sembon, Kecamatan Karangrejo.  Di TPS ini, Jokowi-Ma’ruf unggul dengan 144 suara dan Prabowo-Sandi 60 suara. Sedangkan surat suara tidak sah mencapai 11. “Pasangan nomor 01 memang unggul di TPS kami,” kata Ketua KPPS setempat Sunarman.

Menurut dia, di TPS itu jumlah DPT mencapai 254 orang. Di mana ada 39 orang yang tidak hadir dan artinya 215 menyalurkan hak suara. “Mayoritas pemilik hak suara hadir,” jelasnya.

(rt/rak/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia