Senin, 09 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Petugas TPS Sengaja Pakai Kostum Tradisional Agar Menarik Pemilih

18 April 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

UNIK : Salah satu petugas berpakaian Gatotkaca ketika membantu salah satu DPT dalam pelaksanaan pemilu.

UNIK : Salah satu petugas berpakaian Gatotkaca ketika membantu salah satu DPT dalam pelaksanaan pemilu. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RADARTULUNGAGUNG.ID)

TULUNGAGUNG – Suasana berbeda tampak di tempat pemungutan suara (TPS) 11 RT 4 dan RT 5 Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Rabu (17/4).

Para petugas di TPS mengenakan pakaian tradisional adat Jawa lengkap dengan pernak-pernik khas Jawa yang menghiasi TPS.

Ketua kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) TPS 11, Endang Setyorini menuturkan, sengaja mengkonsep dengan suasana tempoe doeloe. Untuk itu, bagi para petugas perempuan berpakaian kebaya layaknya wanita jaman dulu. Sementara salah satu petugas pria berpakaian lengkap dengan kostum wayang Gatotkaca. “Ini salah satu upaya untuk menekan angka golput dan menarik para pemilih pemula. Jadi kita ambil konsep tempoe doeloe,” terangnya.

Dia mengatakan, memerlukan waktu kurang lebih seminggu untuk mempersiapkan konsep TPS tempoe doeloe. Setidaknya terdapat tiga spot menarik pada TPS ini. Yakni spot utama yang dapat digunakan para DPT untuk berswafoto. Terdapat backdrop atau latar berupa gapura khas rumah jawa tempoe doeloe, lengkap dengan dua arca dan sepeda ontel. Agar lebih menarik, panitia juga menyediakan beberapa atribut yang dapat digunakan warga untuk berfoto. “Iya kami juga menyediakan beberapa atribut lucu-lucu berupa tulisan atau quotes ya kalau anak jaman sekarang bilangnya. Kami juga menambah tulisan Ayo Nyoblos Ojo Sampek Mbolos untuk ajakan pada DPT,” urainya.

Tak berhenti disitu, sembari menunggu antrean untuk mencoblos, warga dapat melihat hasil karya kerajinan tangan dari Forum Komunikasi Karang Taruna (FKKT) Kecamatan Kedungwaru. Terdapat berbagai hiasan dan kerajinan dari limbah karung goni, limbah kertas dan masih banyak lagi. Menariknya seusai melakukan pencoblosan, warga mendapat hadiah berupa suvenir dari panitia. “Jadi sebelum pulang, para DPT ini mengambil kupon undian yang dapat ditukar dengan souvenir. Ada gelas kecil, asbak, dan juga sarung. Macam-macam pokoknya,”kata wanita ramah ini.

(rt/nda/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia