Minggu, 08 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Penyebab KPU Bakar Lebih dari Tiga Ribu Surat Suara di Trenggalek

18 April 2019, 13: 20: 59 WIB | editor : Retta wulansari

ANTISIPASI PENYALAHGUNAAN: Komisioner Bawaslu Trenggalek Farid Wajdi membakar surat suara pemilu yang rusak dan tidak terpakai, Rabu (17/4).

ANTISIPASI PENYALAHGUNAAN: Komisioner Bawaslu Trenggalek Farid Wajdi membakar surat suara pemilu yang rusak dan tidak terpakai, Rabu (17/4). (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK - Selain melaksanakan coblosan di wilayah Kota Keripik Tempe, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek juga memusnahkan surat suara Rabu (17/4). Itu dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan surat suara yang dinyatakan rusak dan tidak terpakai tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapat radartulungagung.id di lokasi, pemusnahan yang dimulai sekitar pukul 12.10 tersebut turut dihadiri perwakilan dari polisi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), perwakilan pasangan calon, serta anggota dan komisioner KPU. Tercatat ada 3.359 lembar surat suara yang dimusnahkan dengan cara dibakar. Jumlah tersebut terdiri atas 3.074 lembar surat suara rusak dan 285 surat suara bagus sisa pembagian di setiap tempat pemungutan suara (TPS). “Sesuai rencana dan instruksi dari KPU pusat, surat suara yang rusak maupun bagus, tapi tidak dipakai, harus dimusnahkan,” ungkap Ketua KPU Trenggalek Suripto.

Dia melanjutkan, pemusnahan ini satu-satunya langkah yang diambil agar tidak ada penyalahgunaan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Apalagi suhu politik terhitung masih panas. “Pemusnahan ini sebagai langkah ansisipasi saja. Seperti pesta demokrasi sebelumnya, jika ada kelebihan surat suara maupun yang mengalami kerusakan dari hasil penyortiran sebelumnya, baiknya langsung dimusnahkan,” jelasnya.

(rt/zak/dre/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia