Sabtu, 25 May 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Kasus Aborsi di Blitar Kota, Polisi Masih Tunggu Keterangan Ahli

19 April 2019, 01: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ILUSTRASI

ILUSTRASI

 BLITAR KOTA – Penyidikan kasus dugaan aborsi ilegal yang dilakukan Na, warga Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, terus berlanjut. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya perantara, pasien, serta beberapa orang dan tetangga.

 Polisi kini masih menunggu keterangan saksi ahli pidana dan ahli kebidanan. Keterangan saksi ahli itu dibutuhkan untuk menentukan praktik aborsi tersebut. Apakah masuk kategori ilegal atau bukan. Peluang Na sebagai tersangka pun juga ditentukan dari keterangan ahli tersebut.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, setelah mendapat keterangan dari saksi ahli tersebut, maka polisi akan melakukan gelar perkara. Gelar perkara dilakukan untuk penetapan tersangka. “Untuk penetapan tersangka, juga menunggu hasil keterangan ahli dan gelar perkara ini,” jelasnya.

Kini, Na masih berstatus terlapor. Polisi masih menunggu keterangan dari ahli kebidanan dan ahli pidana. Polisi juga telah menyiapkan beberapa pasal yang disangkakan terhadap Na. Pasal itu yakni pasal mengenai praktik abors dan beberapa pasal di Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Menurutnya, keterangan dari ahli itu sangat dibutuhkan untuk langkah berikutnya. Sebab, saksi ahli itu mengetahui lebih dalam mengenai aborsi dan perizinannya. Termasuk sanksi pidana mengenai praktik aborsi ilegal.

Seperti diberitakan, Satreskrim Polres Blitar Kota menggerebek sebuah rumah di Jalan Semeru, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul pada pertengahan Februari lalu. Diduga, rumah itu menjadi tempat praktik aborsi.

Rumah itu milik Na, perempuan 80 tahun yang diduga melakukan praktik aborsi. Saat dilakukan penggerebekan, Na kedapatan hendak melakukan aborsi terhadap salah seorang wanita. Wanita tersebut diketahui seorang mahasiswa berusia sekitar 21 tahun. 

(rt/abd/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia