Senin, 27 May 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Hanya Enam Puskesmas Miliki PDP Untuk Menangani HIV/AIDS

19 April 2019, 01: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

TEKAN JUMLAH ODHA : Petugas di klinik bening Puskesmas Ngantru ketika melakukan pendataan ODHA.

TEKAN JUMLAH ODHA : Petugas di klinik bening Puskesmas Ngantru ketika melakukan pendataan ODHA. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RADARTULUNGAGUNG.ID)

TULUNGAGUNG – Penyakit acquired immune deficiency syndrome (AIDS) yang disebabkan virus human immunodeficiency virus (HIV) masih menjadi perhatian penting. Sebab jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Marmer terus bertambah setiap tahunnya.

Untuk menekan jumlah ODHA, berbagai upaya terus dilakukan, salah satunya melalui fasilitas perawatan dukungan pengobatan (PDP) untuk menangani HIV/AIDS. “Untuk tes HIV/AIDS 32 puskesmas telah mampu. Namun untuk fasilitas PDP di Tulungagung baru enam puskesmas yang memiliki,” jelas Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Tulungagung, Didik Eka, Kamis (18/4).

Lanjut dia, fasilitas ini diharapkan dapat memberikan layanan sebaik mungkin bagi ODHA, dan dapat membantu menekan jumlah ODHA.

Tak hanya itu, PDP juga diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi ODHA dalam mendapatkan layanan kesehatan.

Pria berkacamata ini merinci, dari 6 puskesmas yang telah memiliki fasilitas PDP antara lain, Puskesmas Ngantru, Kalidawir, Ngunut, Kauman, Campurdarat, dan Dono. “Untuk Puskesmas Ngantru, Kalidawir, Ngunut sudah berjalan dua tahun, sedangkan Kauman, Campurdarat baru satu tahun, dan Dono masih menunggu aktivasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes),”urainya.

(rt/nda/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia