Jumat, 24 May 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Dyah Ayu Laras Pawestri, Pelatih Tari Mahasiswa Thailand (2-Habis)

Latih Bertema Sampek Engtay

19 April 2019, 03: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

BERBAKAT : Dyah Ayu Laras Pawestri (jilbab hitam) ketika melatih tari mahasiswa Thailand.

BERBAKAT : Dyah Ayu Laras Pawestri (jilbab hitam) ketika melatih tari mahasiswa Thailand. (DYAH AYU LARAS PAWESTRI FOR RADAR TULUNGAGUNG)

Melatih mahasiswa Thailand menari merupakan pengalaman menarik dari Dyah Ayu Laras Pawestri. Dia harus ulet dan tekun untuk bisa membuat mereka lincah bergerak dan mendengarkan instruksinya.

SITI NURUL LAILIL MA'RIFAH

Dyah Ayu Laras Pawestri mengatakan, tari yang dibawa para mahasiswa Thailand ini bertema Sampek Engtay. Yang mana, Sampek Engtay merupakan legenda dari Tiongkok mengenai tragedi romantika antara dua kekasih. Dari tema tersebut, lantas Ayu membuat koreo tari tradisi yang terinspirasi dari penggambaran sosok Engtay sebagai dara cantik yang bercita- cita menuntut ilmu, hingga menyamar jadi pria sampai bertemu dengan Liang Sampek, bersama-sama menggapai cita tekad menang. Lantas tari tersebut di kolaborasikan dengan iringan musik Banyuwangian. Untuk penggarapan koreo tari, Ayu butuh waktu kurang lebih sebulan. "Untuk judul tarinya Cita Menang. Karena terinspirasi dari perjuangan seorang Engtay untuk menggapai cita," tegasnya

Dia mengatakan, mahasiswa Thailand antusias belajar tari tradisi. Bahkan ada beberapa mahasiswa ingin belajar lebih dalam lagi mengenai budaya Indonesia tersebut. Karena selain seru, menyenangkan juga terdapat filosofi setiap tarian.

Dia berharap, dengan adanya pertukaran mahasiswa, tentu seni tari tradisi lebih dikenal dan diakui manca negara. "Senang, bisa berbagi ilmu. Tentunya dengan ini, budaya kita lebih dikenal utamanya tari tradisional juga lebih lestari," tandasnya.

(rt/lai/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia