Senin, 09 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Alasan 10 Benda Cagar Budaya Dari Dua Tempat Berbeda Dievakuasi

20 April 2019, 14: 20: 59 WIB | editor : Retta wulansari

UNTUK KEAMANAN: Dua benda cagar budaya dari Candi Penampihan saat dievakuasi, Kamis (18/4).

UNTUK KEAMANAN: Dua benda cagar budaya dari Candi Penampihan saat dievakuasi, Kamis (18/4). (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

TULUNGAGUNG – Ada 10 benda bersejarah yang berada di sekitar Candi Penampihan di Desa Geger, Kecamatan Sendang dan Candi Joho, Desa Joho, Kecamatan Kalidawir akhirnya dipindah ke Museum Wajakensis dari tempat asalnya, Kamis (18/4). Hal ini menjadi salah satu upaya menjaga keamanan benda tersebut sekaligus menambah koleksi museum yang berada di Jalan Raya Boyolangu.

Kabid Pemasaran Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung Heru Mujiono mengatakan, pihaknya memang sejak awal berupaya untuk turut serta mengamankan benda cagar budaya yang tersebar di penjuru Kota Marmer. Tak terkecuali di sekitar kedua candi di atas. “Total ada 10 benda cagar budaya yang kami evakuasi. Tujuh dari Penampihan, dan sisanya dari Joho,” katanya.

Menurut dia, pemindahan itu memang bukan tanpa sebab. Dengan ditempatkan di museum tentu keamanan lebih terjamin. Di samping semakin menambah jumlah koleksi benda purbakala yang ada di museum itu. Dengan catatan, semua tetap harus dengan izin dan persetujuan BPCB Jawa Timur. “Tentu koleksi yang ada di museum semakin bertambah. Makanya tim dari BPCB juga turut mendampingi,” tambahnya.

(rt/rak/did/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia