Sabtu, 25 May 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Taman Pinka Perlu Dipercantik Lagi Ditambah Toilet dan Papan Informasi

20 April 2019, 16: 30: 59 WIB | editor : Retta wulansari

BERSANTAI : Pengunjung taman Pinka sedang menikmati suasana taman pinggir kali Ngrowo.

BERSANTAI : Pengunjung taman Pinka sedang menikmati suasana taman pinggir kali Ngrowo. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RATU)

TULUNGAGUNG –Instansi yang mengurusi taman di pinggir kali (Pinka) harus segera menambah beberapa fasilitas.  Pasalnya, beberapa pengunjung Pinka merasa bosan, karena fasilitas di taman Pinka lama tak dibenahi dan terkesan itu-itu saja. Hal itu diungkapkan Lilik Riana pengunjung taman Pinka asal Desa/Kecamatan Kauman.

Menurut dia, taman Pinka sudah lama dibangun, namun fasilitas umum (fasum) seperti toilet umum belum ada. Fasum itu memudahkan pengunjung taman yang hendak ke belakang. Tak ayal, selama ini Lilik mengaku jika hendak ke belakang harus ke musala terdekat cari kamar mandi. “Biasanya kalau butuh ke belakang harus ke musala dengan naik motor di seberang barat Taman Pinka,” ungkapnya.

Selain itu, beberapa fasilitas seperti sekitar 16 tempat duduk sepanjang gerbang Pinka sampai jembatan gantung catnya memudar, dinding dua gazebo patah, tempat sampah yang jauh dari lokasi tempat duduk, dan papan informasi tak pernah update. Hal itu pun, menyebabkan kenyamanan pengunjung terganggu. “Tong sampah ini kurang, karena kebanyakan di sekitar tempat duduk ada sampah plastik tercecer,” ungkapnya.

Guru TK itu mengaku tiap berkunjung ke taman Pinka membawa makanan, selalu siap kantong plastik dan membuangnya ke tempat sampah usai menikmati suasana di Taman Pinka.

Disisi lain, lilik bisa dibilang pengunjung setia Taman Pinka, sebab seminggu sekali menyempatkan datang ke Taman Pinka melepas penat lantaran stress bekerja. Pelampiasan kepenatan itu dituangkan dengan menikmati suasana sunset di Taman Pinka. “Bagi saya, dengan duduk-duduk bersama teman melihat sungai Ngrowo sere hari berhasil mengurangi kepenatan,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik warung kopi di sekitar Taman Pinka Aksan Setia Budi membenarkan sejak awal jualan 2016 lalu, belum pernah ada penambahan fasum toilet di sekitar Taman Pinka. Selain itu, dia mengaku pernah mendapati lampu penerangan di Taman Pinka yang pecah, tapi sudah diganti. “Saya tak tahu mengapa tak ada fasum toilet,” katanya. 

(rt/pur/dre/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia