Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Kerahkan Lima Personel Jaga Gudang PPK, Cegah Oknum Ubah Hasil Suara

20 April 2019, 18: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

SIGAP : Polisi mengecek gudang penyimpanan Logisik di PPK Kepanjenkidul, Sabtu (20/4).

SIGAP : Polisi mengecek gudang penyimpanan Logisik di PPK Kepanjenkidul, Sabtu (20/4). (M.SUBCHAN/RADARTULUNGAGUNG.ID)

BLITAR KOTA - Proses penghitingan suara di tingkat panitia pemungutan suara kecamatan (PPK) masih berlangsung. Aparat kepolisian memberikan perhatian penuh untuk pengamanannya. 

Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apabila ditemukan ada oknum-oknum yang berusaha menganggu jalannya proses penghitungan, polisi tidak segan menindak tegas. "Jika terbukti Kami siapkan sanksinya sesuai perundang-undangan," tegas Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar usai patroli ke gudang PPK, Sabtu (20/4). 
Selama pengamanan, aparat berjaga selama 24 jam di gudang tempat penyimpanan kotak suara dan surat suara di PPK. "Ya, kami tempatkan beberapa personel di sini (gudang). Ini untuk mengamankan logistik dari oknum-oknum yang berusaha menyalahgunakan," ujarnya. 
Ade mengatakan, ada lima personel yang dikerahkan untuk menjaga sekaligus mengamankan gudang. Dua dari lima personel itu dibekali senjata lengkap. "Kami juga bekerjasama dengan TNI, Linmas dan pam swasakarsa. Pengamanan dilakukan selama 24 jam," ungkapnya. 
Untuk menjamin keamanan kotak suara dan surat suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar juga mengunci pintu gudang dengan gembok khusus. Ada tiga gembok yang disiapkan dari polsek, PPK dan Panwascam. 
Penjagaan dan penggembokan pintu gudang itu dilakukan untuk mencegah oknum-oknum tidak bertanggung jawab masuk dalam gudang. Selain itu, juga menghindari dari gangguan pihak-pihak yang berusaha mengganggu tempat penyimpanan kotak suara di PPK ataupun yang ingin merubah hasil penghitungan. "Anggota juga kami bekali buku mutasi untuk mencatat segala kejadian di PPK," beber perwira berpangkat dua melati di pundak ini. 
Penjagaan itu dilakukan hingga proses penghitungan suara di tingkat PPK selesai. Setelah itu dilakukan rapat pleno oleh PPK setempat. Tahap berikutnya, kotak suara dan surat suara dikirim ke KPU untuk di rekapitulasi tingkat kota/kabupaten.

(rt/abd/kan/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia