Kamis, 12 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar
Dengan Bijak

Fatayat NU Kabupaten Blitar Ajak Masyarakat Terima Hasil Pemilu 2019

Dan Kawal Rekapitulasi Sampai Tuntas

21 April 2019, 15: 57: 01 WIB | editor : Didin Cahya FS

PEDULI BANGSA :  Wakil Sekretaris I PC Fatayat NU Kabupaten Blitar, Ufik Rohmatul Fitria, saat konsolidasi Fatayat NU Kabupaten Blitar, Minggu (21/4)

PEDULI BANGSA : Wakil Sekretaris I PC Fatayat NU Kabupaten Blitar, Ufik Rohmatul Fitria, saat konsolidasi Fatayat NU Kabupaten Blitar, Minggu (21/4)

BLITAR KABUPATEN - Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Blitar mengajak seluruh masyarakat khususnya Kabupaten Blitar tetap menjaga persatuan dan kerukunan setelah Pemilu 2019. 

Masyarakat diminta untuk menerima hasil pemilu dengan bijaksana. Yakni dengan mengutamakan kedamaian, persatuan dan kesatuan. 

Tidak ada lagi kubu-kubuan antara kelompok pendukung calon satu dengan pendukung calon lainnya. "Mari kita sambut presiden dan legislator terpilih kita untuk bersama-sama membangun Indonesia 5 tahun ke depan menjadi lebih hebat," ungkap Wakil Sekretaris I PC Fatayat NU Kabupaten Blitar, Ufik Rohmatul Fitria, Minggu (21/4). 

Ufik yang juga sebagai Koordinator Tim Pemenangan Sahabat Anggia Ermarini (SAE) Blitar ini mengatakan, pemilu telah dilalui dengan aman dan lancar. Pencapaian partisipasi pemilih pada pemilihan presiden (pilpres) kali ini berhasil melampaui target. "Di Kabupaten Blitar sendiri tingkat partisipasi mencapai 85 persen. Lebih tinggi dari target yakni 80 persen," katanya. 

Meski demikian, lanjut Ufik, tugas PC Fatayat NU belum selesai. Melalui Gerakan Ronda Pemilu, pihaknya mengajak masyarakat dan anggota Fatayat NU untuk tetap mengawal proses penghitungan suara mulai tingkat sampai tingkat kota/kabupaten. 

Sejak awal rekapitulasi di tingkat PPS atau kelurahan, Fatayat NU sudah melibatkan kader-kadernya di tiap kecamatan untuk mengikuti proses rekapitulasi sampai pleno nanti. 

Bahkan, sejak dua minggu yang lalu, Fatayat NU sudah membentuk relawan di tiap desa sebanyak 30 orang. Relawan itu bergerak door to door mengajak masyarakat untuk hadir di TPS pada 17 April 2019 guna menekan angka golput. "Dan alhamdulillah tingkat partisipasi masyarakat meningkat. Bahkan melampaui target," ucap perempuan berjilbab ini. 

Nah, di momen Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April ini, sebagai generasi muda NU, Fatayat berharap kepada presiden dan legislator terpilih mampu menjadi kepanjangan 'suara' perempuan. Sehingga aspirasi dan kebutuhan perempuan menjadi prioritas dalam proses pembangunan di Indonesia. 

Sebagaimana semangat Hari Kartini, diharapkan perempuan-perempuan Indonesia mampu mewarnai pembangunan di Indonesia dengan pemikiran dan inovasinya. "Selamat Hari Kartini. Mari para generasi muda NU termasuk anggota Fatayat NU untuk bisa mewarnai pembangunan melalui pemikiran, kreativitas dan inovasinya," ajak perempuan murah senyum ini. 

(rt/abd/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia