Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Hukum & Kriminal

Belum Kapok, Remaja Ini Nekat Curi Laptop Guru Yang Juga Tetangganya

21 April 2019, 17: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

KAPOK : Er bersama dengan barang bukti diduga hasil pencurian.

KAPOK : Er bersama dengan barang bukti diduga hasil pencurian. (IST)

BLITAR KABUPATEN - ER, remaja 14 tahun ini belum kapok. Dia harus berurusan dengan polisi lagi. Warga Lingkungan Kebonsari, Kelurahan/Kecamatan Garum itu diduga telah mencuri laptop milik M. Komari, tetangganya sendiri.  

ER ditangkap pada Sabtu (20/4) di rumahnya setelah sebelumnya sempat melarikan diri. ER buron selama 10 hari sejak aksi pencurian laptop itu. Dia lalu melaporkannya ke Polse Garum. "Kejadiannya pada 10 April lalu. Setelah itu diselidiki anggota dan mengumpulkan barang bukti," kata Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu M. Burhanudin, Minggu (21/4). 

Pencurian itu berhasil terungkap setelah polisi mengantongi bukti dan keterangan dari warga (saksi) setempat. Berdasarkan hasil keterangan saksi, diduga pelaku adalah ER. "Sebab, sebelumnya pelapor ini juga pernah kehilangan laptop di rumahnya ada Desember 2018 lalu. Laptopnya dicuri," ungkap Burhan. 

Dari penangkapan itu, polisi menyita beberapa barang buktix, di antaranyah satu dosbook Laptop Merk Asus Type X441M, satu lembar Kwitansi pembelian laptop Asus X441M tertanggal 16-11-2018. Harganya sekitar Rp4,6 juta. 

Selain itu, juga membawa pisau dapur warna miliknya dan satu unit Laptop Merk Asus Type X441M, dan satu unit sepeda motor Merk Kawasaki Blitz warna hitam tanpa plat nomor.

Akibat oerhuatannya itu, pelaku terancam dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman huiumannya maksimal tujuh tahun penjara. Karena pelaku masih di bawah umur maka proses hukum dilakukan sesuai aturan yang jelas," ujar polisi berpangkat dua balok di oundaj ini. 

Modus yang dilakukan pelaku dalam beraksi yakni memanfaatkan kelengahan pemilik rumah. Saat itu rumah pelapor dalam kondisi kosong ditinggal pergi pemilik untuk bekerja. 

Nah, di saat rumah dalam kondisi kosong itulah pelaku masuk dan menggasak laptop. Cara masuknya yakni dengan memanjat potongan kayu samping rumah. Lalu, masuk lewat jendela dengan tinggi sekitar tiga meter. 

Kemudian, mencongkel  kawat jendela dan masuk ke rumah lantas mengambil laptop merk Asus warna hitam yang di simpan dalam tas yang berada di dalam kamar tidur depan. Setelah itu, pelaku keluar rumah lewat jendela kamar belakang. "Pelaku keluar sambil membawa laptop pencurian," ujarn Burhan. 

(rt/abd/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia