Selasa, 18 Jun 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Hitung Ulang Suara; Hari Ini di Desa Sawentar, Ada Dua TPS

22 April 2019, 10: 40: 39 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.Com)

BLITAR KABUPATEN – Kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) di dua tempat pemungutan suara (TPS), di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, harus siap-siap bertugas kembali. Itu setelah TPS 10 dan TPS 17, dipastikan bakal menggelar penghitungan ulang. Penyebabnya, ditemukan kesalahan penghitungan surat suara di dua TPS tersebut.

Hal itu terjadi lantaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar meminta, agar dilakukan penghitungan ulang di dua TPS tersebut. “Kami minta dilakukan penghitungan ulang, karena ditemukan kesalahan penghitungan surat suara di dua TPS, yakni TPS 10 dan 17,” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Abdul Hakam Shalahudin.

Dia menjelaskan, kesalahan perhitungan di TPS 10 yakni, dari total 213 daftar pemilih tetap (DPT), yang hadir cuma 180 orang, karena sebanyak 33 orang tidak hadir. Namun berdasarkan temuan, dari formulir rekap di TPS tersebut pada formulir penghitungan suara atau form C1, di halaman pertama yang diisi empat partai besar, muncul jumlah 288 suara. “Pada halaman satu, sudah ada penggelembungan suara hingga 288. Seharusnya, perolehan suara tak lebih dari 180. Kalau kita hitung semua, form C1 halaman satu hingga selesai, mungkin suaranya lebih besar lagi,” ucapnya.

Akibat adanya kesalahan tersebut, berdampak pada melambungnya jumlah surat suara yang dihitung, dari jumlah DPT yang hadir. Karena adanya kesalahan tersebut, maka untuk menghindari masalah di kemudian hari, maka alangkah baiknya dilakukan penghitungan ulang. “Untuk itu, kami mendesak agar dilakukan penghitungan suara ulang di TPS tersebut,” pinta pria yang juga mantan wartawan ini.

Mumpung saat ini masih dilakukan rekapitulasi atau penghitungan perolehan suara tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) atau tingkat kecamatan, maka di dua TPS tersebut harus segera dilakukan penghitungan ulang. Berdasarkan dari kesepakatan bersama, rencananya penghitungan ulang akan digelar pada Senin (22/4) atau hari ini. “Senin besok (hari ini, Red), mungkin dilakukan penghitungan ulang untuk TPS 10 dan 17 di Desa Sawentar,” ujar pria ramah ini.

Meski demikian, pihaknya masih belum mengetahui secara pasti, adanya kesalahan penghitungan hingga menyebabkan penggelembungan perolehan suara. Pihaknya menduga hal itu terjadi karena kesalahan KPPS saat menghitung perolehan suara di tingkat TPS, karena kurang pahamnya petunjuk penghitungan suara. Dia mencontohkan, pemilih yang mencoblos partai dan nama caleg, seharusnya dihitung satu suara, tapi oleh petugas TPS ditulis dua. “Untuk sementara dugaan penggelembungan suara, karena kurang pahamnya petugas TPS yang melakukan penghitungan suara. Kalau apakah ada unsur kesengajaan atau unsur lainnya, kami belum tahu,” urai Hakam.

(rt/yan/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia