Minggu, 21 Jul 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

PKB dan Golkar Klaim Dapat Tambah Jatah Kursi di DPRD Tulungagung

23 April 2019, 04: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

KEJAR WAKTU: PPK Gondang sedang melakukan rekapitulasi surat suara di Balai Desa Tiudan.

KEJAR WAKTU: PPK Gondang sedang melakukan rekapitulasi surat suara di Balai Desa Tiudan. (DHARAKA R. PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG.ID)

TULUNGAGUNG – Beberapa partai besar di Kota Marmer memiliki nasib berbeda. Jika PKB dan Golkar memiliki potensi peningkatan jumlah kursi DPRD periode 2019-2024, berbeda cerita dengan Gerindra. Partai berlambang kepala garuda ini malah tidak yakin bisa mendapat kursi sama dengan periode sebelumnya.

Ketua DPC PKB Adib Makarim mengatakan, pada pemilihan legislatif (pileg) 2019, pihaknya memang memiliki harapan besar terkait perolehan kursi di timur aloon-aloon. Sebab dari perhitungan yang dilakukan lembaga pemenangan pemilu (LPP) partainya, memang menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dalam pertarungan memperebutkan kursi wakil rakyat. “Dari perhitungan yang kami lakukan, menunjukkan adanya potensi kenaikan jumlah kursi di DPRD Tulungagung,” katanya Senin (22/4).

Menurut dia, di setiap dapil di Kota Marmer, partai berlambang bola dunia ini memang hampir bisa dipastikan mendapatkan kursi. Di mana, tujuh kursi sudah pasti digenggam, dan masih ada tiga kursi yang potensial didapat. “Yang terbanyak berada di dapil 2 yang meliputi Boyolangu, Sumbergempol, dan Ngunut,” jelasnya.

Adib-sapaan akrabnya- melanjutkan, dari sekian kursi yang didapat, para petahana masih mulus melenggang. Kendati demikian juga ada pendatang baru yang ikut mewarnai perolehan kursi. “Semua petahana masih bisa menduduki kursi dewan periode selanjutnya,” ujarnya.

Hal yang sama juga terjadi di Partai Golkar. Mereka juga mengklaim mendapat kursi yang sama dengan periode sebelumnya. Bahkan mereka juga berpotensi mendapat tambahan dua kursi lagi. “Yang jelas ada peningkatan jumlah kursi dibanding periode 2014-2019,” kata sekretaris DPD Partai Golkar Bambang Irianto.

Menurut dia, calon legislatif (caleg) yang lolos ke DPRD Tulungagung tidak hanya dari petahana. Ada juga pendatang yang juga melenggang menjadi wakil rakyat. Lantaran ada kader Golkar yang duduk di kursi wakil rakyat periode sebelumnya memilih untuk tidak melanjutkan terjun ke gelanggang pertarungan. “Ada dua kader kami yang periode ini tidak mengikuti pileg, jadi ini memberi peluang kepada wajah-wajah baru,” tandasnya.

(rt/rak/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia