Jumat, 18 Oct 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar
Pendidikan Maju Dukung Kabupaten Sejahtera

Bupati Rijanto dan Wabup Marhaenis S.Sos Monitoring Sekolah

23 April 2019, 12: 25: 59 WIB | editor : Retta wulansari

DEMI GENERASI: Bupati Rijanto dan Wabup Marhaenis saat monitoring ke sekolah yang melaksanakan ujian Senin (22/4).

DEMI GENERASI: Bupati Rijanto dan Wabup Marhaenis saat monitoring ke sekolah yang melaksanakan ujian Senin (22/4). (IST)

BLITAR KABUPATEN - Generasi muda yang kini mengikuti USBN maupun UNBK diharapkan sukses. Bisa mengerjakan soal dengan baik dan lancar sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Blitar.

Ya, tentunya juga sesuai dengan visi bupati/wakil bupati Blitar menuju kabupaten lebih sejahtera, maju, dan berdaya saing. Hal ini mengemuka saat Bupati Blitar Drs H Rijanto, MM, melakukan monitoring di beberapa SD dan SMP yang sedang melakukan kegiatan USBN dan UNBK pada Senin (22/4), salah satunya di SMPN 1 Sanankulon.

 Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Blitar Marhaenis, SSos. Dalam kunjungannya di SMPN 1 Wlingi, orang nomor dua di Kabupaten Blitar memberikan motivasi kepada peserta UNBK di sekolah tersebut.

 Harapannya, seluruh peserta bisa lulus dengan nilai bagus dan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Jadi, perlu belajar lebih giat agar mendapatkan hasil yang maksimal. Mengingat tugas generasi muda adalah penerus cita-cita bangsa. Bukan hal yang mustahil ke depan, bisa menduduki jabatan bupati/wabup Blitar atau pejabat publik lainnya.

 Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Marhaenis, S.Sos, berpesan untuk menjauhi narkoba dan minum-minuman keras. Sebuah bangsa yang kuat jika generasi mudanya kuat dan berkualitas. Kepada para penyelenggara ujian, diharapkan menyediakan genset sebagai langkah antisipasi jika ada pemadaman listrik. Mengingat ujian menggunakan perangkat komputer.

DEMI GENERASI: Bupati Rijanto dan Wabup Marhaenis saat monitoring ke sekolah yang melaksanakan ujian Senin (22/4).

DEMI GENERASI: Bupati Rijanto dan Wabup Marhaenis saat monitoring ke sekolah yang melaksanakan ujian Senin (22/4). (IST)

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Drs Budi Kusumardjoko, MPd menyampaikan, kriteria kelulusan antara lain menyelesaikan seluruh program pembelajaran serta memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik. Satuan pendidikan juga dapat menambahkan kriteria lain, misalnya kehadiran dan rata-rata nilai rapor.

 Untuk diketahui, sesuai data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, jumlah subrayon SMP ada 18 subrayon dengan status UNBK mandiri sebanyak 60 lembaga dan status UNBK ke sekolah lain 42 lembaga. Sedangkan, MTS sebanyak 14 subrayon. Status UNBK yang mandiri 45 lembaga, status UNBK ke sekolah lain 11 lembaga.

 Dalam rayon 24 ini, SMP negeri ada 49 lembaga, SMP swasta 53 lembaga. Jumlah lembaga SMP yang ikut UN ada 102 lembaga, MTS negeri sembilan lembaga, dan MTs swasta 45 lembaga. Jumlah lembaga MTS yang ikut UN sebanyak 54 lembaga. Untuk peserta UNBK SMP 10.816 peserta dan dari MTS sebanyak 5.160 peserta sehingga total 15.976 peserta.

 Sementara jadwal pelajaran yang diujikan hari pertama bahasa Indonesia, kemudian pada Selasa, 23 April 2019 adalah matematika, Hari ketiga bahasa Inggris dan hari terkahir tanggal 25 April 2019, yakni mapel IPA.

 Sementara itu, penyelenggara USBN SD 660 lembaga, dengan rincian SD negeri 636 lembaga, SD swasta 24 lembaga. Serta kelompok penyelenggara US/USBN 246 lembaga. Untuk penerapan kurikulum, US/USBN dengan kurikulum 2006 yakni sebanyak 497 lembaga dan kurikulum K13 sebanyak 163 lembaga. Jumlah peserta SD negeri 11.761 peserta. Dan SD swasta sebanyak 846 peserta. Mata pelajaran mulai tanggal 22 April sampai 24 April 2019 yakni bahasa Indonesia, matematika, dan IPA.

(rt/abd/red/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia