Jumat, 06 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Bahaya Kertas Bekas Jadi Pembungkus Makanan

23 April 2019, 17: 25: 59 WIB | editor : Retta wulansari

AWAS: Kandungan tinta dalam kemasan kertas bekas memungkinkan terjadinya perpindahan kandungan logam berat (terutama Pb) dari tinta pada koran ke makanan.

AWAS: Kandungan tinta dalam kemasan kertas bekas memungkinkan terjadinya perpindahan kandungan logam berat (terutama Pb) dari tinta pada koran ke makanan. (SITI NURUL LAILIL M/RATU)

TULUNGAGUNG - Gorengan adalah jajanan yang populer dari masa ke masa. Bahkan, jajanan pun sangat beragam jenisnya, mulai dari pisang goreng, tempe goreng, weci, dan masih banyak lagi.

Gorengan digemari hampir semua kalangan masyarakat. Selain murah, camilan tersebut bisa mengganjal lapar. Tapi terlalu banyak makan gorengan juga tidak baik untuk kesehatan karena mengandung terlalu banyak minyak jenuh yang dapat mengakibatkan kolestrol. 

Namun sayang, untuk menyiasati banyaknya kandungan minyak pada gorengan, penjual biasanya menggunakan kertas bekas untuk meniriskan gorengannya. Kertas yang umumnya ditemui untuk jadi alas gorengan yakni koran, majalah, ataupun kertas bekas soal-soal ujian.

Mungkin karena selain mudah ditemukan, juga praktis. Meskipun minyak dapat diserap oleh kertas tersebut, penggunaan kertas bekas koran dapat memicu bahaya pada kesehatan.

(rt/lai/dre/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia