Senin, 20 May 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Gunakan Cara Ini Agar Terhindar dari Bahaya Kertas Bekas Pada Makanan

23 April 2019, 18: 35: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.Com)

TULUNGAGUNG - Untuk menyiasati banyaknya kandungan minyak pada gorengan, penjual biasanya menggunakan kertas bekas untuk meniriskan gorengannya. Meskipun minyak dapat diserap oleh kertas tersebut, penggunaan kertas bekas koran dapat memicu bahaya pada kesehatan.

Kasi Farmasi dan Perbekalan Makanan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung Masduki menjelaskan, pengaruh jangka pendeknya mungkin tidak begitu dirasakan, tapi akan dirasakan setelah sekian lama terus-terusan mengonsumsi gorengan atau makanan lainnya yang menyerap Pb  (timbal) dari koran bekas tersebut.

Pb akan mengendap pada tubuh, kemudian menyebar ke berbagai jaringan tubuh. Bahkan endapan Pb tersebut bisa memicu tumbuhnya sel kanker. "Memang praktis, lebih murah, dan mudah ditemukan. Namun membahayakan," tegasnya.

Masduki menyarankan bagi penjual atau pembeli untuk lebih memilih kemasan makanan yang memiliki kemasan kertas yang memenuhi standar food grade/food safe tulisan aman (untuk makanan atau logo gelas dan garpu), atau untuk mengurangi minyak bisa meniriskan ke saringan terlebih dahulu. Baru kemudian dipindah ke wadah yang lebih aman.

Jika masih banyak minyaknya, bisa ditiriskan di atas tisu atau kertas polos karena jauh lebih aman. "Jangan khawatir. Kita tetap bisa menikmati gorengan, asalkan selain mengganti alasnya, jangan lupa membiasakan cuci tangan sebelum mengambil makanan. Agar tidak ada pencemaran mikrobakteri dari tangan kita," tandasnya.

(rt/lai/dre/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia