Senin, 20 May 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Penyidik Telusuri Pemesan Kayu Dugaan Pembalakan Liar

24 April 2019, 00: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

BARANG BUKTI : Kayu sonokeling di truk diduga sebagai pengangkut.

BARANG BUKTI : Kayu sonokeling di truk diduga sebagai pengangkut. (ZAKI JAZAI/ RADARTULUNAGUNG.ID)

TRENGGALEK- Kasus pencurian pohon kayu sonokeling di ruang milik jalan (rumija) ruas Durenan-Trenggalek jauh dari kata selesai. Pasalnya, polisi terus melakukan penyelidikan kendati sudah menetapkan lima tersangka yang diduga melakukan pembalakan liar tersebut. Apalagi sampai saat ini belum diketahui siapa sosok yang memesan kayu ini.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana mengatakan, selain menyelidiki keterlibatan tersangka terkait aksinya di daerah lain, penyidik terus melakukan pengembangan. Sehingga saat ini penyidik terus memanggil para saksi yang dianggap perlu untuk memperkuat proses penyelidikan.”Untuk tersangka di Trenggalek sudah tuntas, sebab mereka (lima tersangka, Red) adalah yang melakukan pembalakan liar kayu pohon sonokeling di sini,” katanya.

Dia melanjutkan, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap siapa yang memesan kayu sonokeling tersebut. Sebab, ketika diinterogasi penyidik terkait hal itu, tersangka tidak ada yang mengaku mengenalnya. Dia hanya diminta untuk menebang dan mengantarkan kayu sonokeling di suatu tempat. “Tentunya jika mereka beraksi, ada yang memesannya, dan itulah yang saat masih kami dalami,” ungkapnya.

Kendati demikian penyidik telah mengamankan tokoh utama dalam kasus ini. Bersamaan itu, saat ini polisi juga masih melakukan inventarisir, terkait jumlah pohon yang ditebang sebelum 2019 ini. Untuk itu, polisi bekerja sama dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN), Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA), dan pihak terkait lainnya terkait permasalahan tersebut.

Dimungkinkan dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan pra rekontruksi. Sedangkan untuk kemungkinan pasal apa yang pantas diberlakukan untuk menjerat pelaku, penyidik belum bisa memastikan. Namun besar kemungkinan tersangka akan dijerat hukuman berdasarkan pasal 363 KUHP tentang pencurian deengan pemberatan (curat). “Kami masih lakukan pengembangkan, nanti jika ada titip terang akan kami sampaikan modus, hingga peran masing-masing tersangka terkait kasus ini,” jelas Andana-sapaan akrabnya.

Sekadar mengingatkan, delapan terduga pelaku pembalakan liar kayu sonokeling di sepanjang jalan nasional Tulungagung- Trenggalek diamankan Satreskrim Polres Trenggalek. Hal itu terkuak setelah Satreskrim Polres Trenggalek melakukan penyelidikan terkait hilangnya pohon disepanjang jalan terseebut. Petugas juga mengamankan dengan empat mobil, bersamaan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, satu unit mobil, serta satu unit truk yang berisikan potongan kayu sonokeling. Setelah melakukan penyelidikan dan hasil dari gelar perkara, penyidik menetapkan empat tersangka dari delapan terduga pelaku tersebut.

Setelah mendalami kasus tersebut hingga dilakukan gelar perkara, akhirnya penyidik menetapkan tersangka tambahan yaitu berinisial S, yang merupakan oknum anggota Polres Trenggalek sendiri.

(rt/zak/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia