Senin, 21 Oct 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Orang Tua KPPS yang Meninggal Sempat Baca Pesan di Grup WA, Ini Isinya

24 April 2019, 02: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ILUSTRASI

ILUSTRASI

TULUNGAGUNG- Duka menyelimuti keluarga Sarji, warga Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Selasa (23/4) siang. Itu setelah anaknya, Mahardika Agustina, anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di TPS 2 desa setempat meninggal dunia.

Sarji, orang tua Mahardika mengaku, tidak mempunyai firasat buruk sama sekali terkait meninggal anaknya. Sebab, semuanya tampak berjalan normal. Mahardika tidak mengeluh saat menjadi KPPS, karena sejak kecil memang suka berorganisasi. “Hanya satu hal yang sempat membuat takut saat itu, yakni imbauan di grup WhatsApp (WA) agar anggota KPPS jangan tidur dahulu sebelum clear,” sambungnya.

Dia menambahkan, hanya pasrah dan berharap agar anak sulungnya diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan YME. Selain itu, agar teman-temannya, saudara, dan siapapun yang mengenal putrinya ikhlas untuk memaafkan segala kesalahannya. “Apabila anak saya punya kesalahan mohon dimaafkan,” tuturnya.

(rt/iyo/did/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia