alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Dua Minggu Jelang Ramadan, Segini Harga Ikan Lele

24 April 2019, 13: 20: 59 WIB | editor : Retta wulansari

BELUM PANEN RAYA: Peternak iklan lele sedang mengambil lelenya karena sudah waktunya dijual.

BELUM PANEN RAYA: Peternak iklan lele sedang mengambil lelenya karena sudah waktunya dijual. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RATU)

TULUNGAGUNG - Dua minggu menjelang bulan Ramadan, harga ikan lele di pasar belum mengalami kenaikan. Malah mengalami penurunan, meski tidak terlalu banyak. Maret lalu harga Rp 16.800 per kilogram (kg), masuk awal sampai pertengahan April ini harga turun Rp 800 per kg menjadi Rp 16 ribu per kilogram. Hal itu diungkapkan pembudi daya ikan lele Desa Batangsaren, Kecamatan Kauman, Zaenal Arifin.

Menurut dia, sebenarnya penurunan harga lele tidak terlalu berdampak besar terhadap pembudi daya lele. Indikasnya, dari Maret lalu sampai April, harga lele turun Rp 800 per kg. Dari semula Rp 16.800 menjadi Rp 16.000. Meski begitu, jika diukur di pasar lokal, penurunan harga tergolong stabil. “Harga lele di pasar lokal tak pernah kurang dari Rp 15 ribu. Tapi juga tak pernah naik di atas Rp 17 ribu,” ungkapnya.

Tapi, serapan ikan lele di pasar lokal terbatas. Indikasinya, penyerapan pasar hanya 10 sampai 15 persen. Karena itu, tengkulak biasanya memberikan jatah produksi kepada pembudi daya ikan, agar ikan lele tak membeludak di pasar. “Biasanya, tengkulak menjatah 2 ton kepada pembudi daya lele,” tandasnya.

Di sisi lain, karena pasar tak mampu menyerap produksi pembudi daya ikan di Kota Marmer sendiri, lantas banyak pembudi daya menjual ikan produksinya ke luar kota. Namun, hal ini juga berisiko terjadi fluktuasi harga tak terkendali. Biasanya, faktor yang memicu timbulnya fluktuasi itu disebabkan panen raya di kota lain. “Imbas panen raya di kota lain begitu signifikan. Sebab, fluktuasi itu bisa membuat harga merosot tajam,” ujar pembudi daya ikan lele Desa Batangsaren, Kecamatan Kauman, Zaenal Arifin.

Namun, ditanya apa harga terindikasi naik menjelang bulan puasa Ramadan, Arifin menjawab, biasanya naik tapi tidak melebihi Rp 17 ribu. Naiknya harga itu rentang tujuh hari sebelum masuk bulan Ramadan.

(rt/pur/dre/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news