Selasa, 21 May 2019
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Dicari Pihak Keluarga, Tak Disangka Wanita 49 Tahun Tewas di Sumur

24 April 2019, 23: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

EVAKUASI: Proses evakuasi Rina Yuliati yang jenazahnya di dalam sumur.

EVAKUASI: Proses evakuasi Rina Yuliati yang jenazahnya di dalam sumur. (IST)

TULUNGAGUNG - Warga Desa Sebalor, Kecamatan Bandung, pada Selasa (23/4) lalu sekitar pukul 18.30 WIB tiba-tiba geger. Itu setelah seorang warga mengetahui ada wanita ditemukan tewas di dalam sumur. Sebelumnya, korban diketahui meninggalkan rumah sejak pukul 08.00.

Wanita yang tewas di sumur tersebut beridentitas Rina Yuliati, 49, warga setempat. Kabar tersebut sampai kepada pemerintah desa dan diteruskan ke polisi. “Setelah dapat kabar ada  orang meninggal di dalam sumur, perangkat desa setempat langsung lapor ke polisi,” ungkap Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, melalui Kasubbag Humas AKP Sumaji, Rabu (24/54).

Pihaknya langsung mendatangi lokasi yang bertempat di Desa Sebalor, Kecamatan Bandung. Saat petugas tiba di lokasi, korban masih di dalam sumur milik ayah korban. Dibantu dengan warga sekitar, mereka mengeluarkan jasad korban dengan gotong royong. “Kami bersama-sama dengan warga sekitar, dibantu dengan petugas TNI mengeluarkan korban dari sumur,” ujarnya.

Korban pertama ditemukan oleh tetangganya sendiri sekitar pukul 18.30. Sebelumnya korban dicari oleh keluarganya lantaran pergi sejak pukul 08.00 tanpa pamit dan tidak kunjung kembali ke rumah. “Pihak keluarga ini sempat mencari kepada korban soalnya dari pagi keluar tidak pamit,” ujar pria ramah tersebut.

Perwira dengan pangkat tiga balok di pundaknya itu menjelaskan, informasi yang diterima dari keluarga, korban mengalami depresi semenjak suaminya meninggal dunia dan memiliki perilaku aneh. “Dugaan sementara memang korban ini nekat menjeburkan diri ke dalam sumur,” ungkapnya.

Dari pemeriksaan tim medis terhadap korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diketahui korban meninggal murni karena terjebur sumur pada umumnya. Korban kemudian diserahkan ke keluarga dan langsung dilakukan pemakaman. “Tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Ini murni karena tercebur sumur,” katanya.

(rt/iyo/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia