Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

KPPS Bilang Begini Usai Hitung Ulang di TPS

25 April 2019, 03: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

COCOKKAN: Anggota PPK Karangrejo sedang menghitung ulang suara di TPS 1 Desa Bungur di kantor kecamatan setempat, Rabu (24/4).

COCOKKAN: Anggota PPK Karangrejo sedang menghitung ulang suara di TPS 1 Desa Bungur di kantor kecamatan setempat, Rabu (24/4). (DHARAKA R. PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG.ID)

TULUNGAGUNG – Proses rekapitulasi surat suara di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) Karangrejo sedikit tersendat. Rabu (24/4) mereka terpaksa menghitung ulang perolehan suara di TPS 1 Desa Bungur. Alasannya, ada selisih antara kehadiran calon pemilih dengan jumlah total suara pemilihan legislatif (pileg).

Ketua PPK Karangrejo Tri Wahyudi Wibowo mengatakan, kesalahan penulisan ini diakui sendiri oleh KPPS setempat. Sehingga untuk meredam hal-hal yang tak diinginkan, maka kotak suara harus dibuka untuk dihitung ulang. Sehingga ini menjadi kesempatan untuk menyinkronkan data yang ada. “Kami harus menyamakan lagi semua data yang ada di TPS tersebut,” tambahnya.

Tri-sapaan akrabnya-melanjutkan, lazimnya 1 lembar surat suara (SS) memang dihitung 1, khususnya untuk SS DPR RI, DPRD Jatim, maupun DPRD Tulungagung. Namun kenyataannya, dalam penghitungan justru dobel yang artinya, suara partai dan caleg dihitung sendiri-sendiri. “Padahal perolehan suara caleg otomatis juga menjadi suara partai,” ujarnya.

Sekadar diketahui, DPT di TPS 1 Desa Bungur mencapai 278 dan DPK 1. Tingkat kehadiran mencapai 239 orang. Sedangkan suara sah mencapai 230 SS, dan 9 SS tidak sah. Namun yang terhitung lembar perhitungan mencapai sekitar 409 suara. “Dari sinilah akhirnya ditemukan salah penulisan. Makanya kotak suara harus dibuka untuk dihitung kembali,” tandasnya.

(rt/rak/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia