Minggu, 08 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Alasan USBN SD Tak Diikuti 100 Persen Peserta

25 April 2019, 13: 20: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SIAP DIKOREKSI: Pegawai Disdikpora Trenggalek mengecek lembar jawaban peserta USBN yang dikumpulkan untuk dilakukan pemindaian dan rencananya hari ini akan dilakukan koreksi soal esai.

SIAP DIKOREKSI: Pegawai Disdikpora Trenggalek mengecek lembar jawaban peserta USBN yang dikumpulkan untuk dilakukan pemindaian dan rencananya hari ini akan dilakukan koreksi soal esai. (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK - Hari terakhir pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) SD di Kota Keripik Tempe tidak diikuti 100 persen peserta Rabu (24/4). Kendati ujian ini merupakan salah satu syarat kelulusan, tetap saja ada seorang peserta tidak ikut.

Diketahui, siswa yang tidak mengikuti ujian tersebut berasal dari salah satu SD wilayah Kecamatan Pogalan. Alasannya, belum diketahui secara pasti, mengingat peserta bersangkutan sudah tidak masuk sekolah mulai awal bulan lalu. “Berdasarkan laporan yang kami dapat dari koordinator wilayah (korwil) setempat, peserta itu tidak sama dengan teman-temannya sehingga menjelang USBN memilih tidak masuk sekolah,” ungkap Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek Isniardi.

Dia melanjutkan, kemungkinan itu terjadi karena yang bersangkutan memiliki suatu kelainan yang membuat takut ketika USBN. Itu terbukti, setelah tidak masuk sekolah, guru siswa tersebut menemuinya di rumah guna membujuknya agar ikut USBN. Pembujukan tersebut dilakukan dengan berbagai cara, termasuk memberikannya suatu hal yang disukai, tapi tidak berhasil. “Selain itu, guru bersangkutan telah menyuruh teman dekatnya untuk membujuknya agar ikut USBN. Namun apa daya, dia tetap tidak mau masuk,” jelasnya.

Kendati demikian, siswa tersebut masih memiliki kesempatan agar bisa lulus SD dengan catatan mengikuti USBN susulan yang dijadwalkan pada Jumat (26/4), Senin (29/4), dan Selasa (30/4) mendatang. Untuk pelaksanaannya, sama seperti USBN pada umumnya. Mulai dari waktu pelaksanaan, proses pengawasan, dan lokasi ujian. Itu perlu dilakukan mengingat ikut USBN merupakan salah satu syarat kelulusan.

(rt/zak/dre/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia