Jumat, 06 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Ditemukan Tanda Kekerasan Pada Mayat Bayi, Polisi Amankan Gunting

25 April 2019, 19: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ILUSTRASI

ILUSTRASI

BLITAR KOTA - Mayat bayi laki-laki yang ditemukan di rumah di Jalan Palem, Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan diduga merupakan korban kekerasan.

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, saat dilakukan visum luar terhadap mayat bayi laki-laki ditemukan ada tanda-tanda kekerasan di tubuh bayi. "Mayat bayi itu ditemukan ada tanda-tanda kekerasan. Makanya, kami datangkan tim forensik untuk dilakuka otopsi," terangnya. 

Polisi, jelas Ade, belum bisa membeberkan secara detail bentuk kekerasan apa yang dilakukan terhadap bayi laki-laki nahas itu. Apakah disumpal, dipukul atau lainnya. "Kami belum bisa memastikan. Ini sedang dilakukan otopsi. Penyebab pastinya baru diketahui dari hasil otopsi nanti," kata perwira berpangkat dua melati di pundak ini. 

Hingga berita ini diunggah, tim forensik dari RS Bhayangkara masih melakukan otopsi terhadap mayat bayi laki-laki itu. Polisi masih belum bisa memastikan penyebab kematian mayat bayi nahas itu.  

Dari olah TKP itu, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, gunting, botol air mineral berisi cairan dan kain yang terdapat bercak darah di kamar tempat bayi dilahirkan. 

Diberitakan sebelumnya, warga yang tinggal di Jalan Palem, Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan geger, Rabu malam (24/4).

Itu setelah sesosok mayat bayi ditemukan di rumah salah satu warga di Jalan Palem, Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan. Mayat bayi itu diketahui merupakan anak dari Niken Nila Monica, 33, warga setempat.

(rt/abd/kan/did/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia