Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Temuan Mayat Bayi Di Blitar, Ibu Sempat Pendarahan, Begini Ceritanya

25 April 2019, 19: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ILUSTRASI

ILUSTRASI

BLITAR KOTA - Penemuan mayat itu berawal dari laporan keluarga ibu bayi. Sebelum ditemukan mayat bayi laki-laki itu, sang ibu, Niken NM sempat mengalami pendarahan. 

Pendarahan terjadi sekitar pukul 16.00. Saat itu si ibu bayi langsung dibawa ke RSUD Mardi Waluyo untuk dilakukan pertolongan pertama. "Pendarahan itu diketahui pertama kali oleh adik tiri ibu bayi (saksi pertama). Saat itu, saksi langsung menelepon orang tuanya (ibunya)," jelas  kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, Kamis (25/4). 

Ibu bayi saat itu mengeluarkan air ketuban dan darah. Ibu bayi memang sedang dalam kondisi hamil delapan bulan. Kedua saksi (ibu Niken dan adik tiri) memanggil bidan setempat. Sambil menunggu bidan datang, kondisi ibu bayi semakin parah. Darah terus keluar dari selangkangan ibu bayi. "Saat itu langsung dilarikan m ke RSUD Mardi Waluyo untuk penanganan lebih lanjut," ujar Ade. 

Hasil pemeriksaan dari pihak RSUD Mardi Waluyo menyatakan bahwa kondisi perut si ibu sudah tidak ada bayinya. Diduga kuat, bayi sudah dilahirkan secara normal di rumahnya. 

Pihak rumah sakit lantas meminta pihak keluarga untuk mencari bayi tersebut di rumah. Orang tua ibu bayi langsung menguubungi ketua RT setempat untuk mencari bayi. "Sekitar pukul 17.30 wib ketua RT dan warga setempat mencari bayinya," ujarnya. 

Tak berapa lama, bayi itu berhasil ditemukan di dalam kamar ibu bayi. Bayi nahas itu ditemukan di bawah kolong kasur dalam kondisi sudah meninggal dunia. Saat itulah, warga langsung melaporkan temuan itu ke Polsek Sananwetan.

(rt/abd/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia