Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Mulai Perbaiki Jalan untuk Persiapan Mudik

26 April 2019, 18: 20: 59 WIB | editor : Retta wulansari

PELAN-PELAN: Berbagai jenis kendaraan harus bergantian melintasi jalur nasional di Desa/Kecamatan Gondang yang sedang diperbaiki pada Rabu (24/4).

PELAN-PELAN: Berbagai jenis kendaraan harus bergantian melintasi jalur nasional di Desa/Kecamatan Gondang yang sedang diperbaiki pada Rabu (24/4). (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

TULUNGAGUNG – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) 8 tampaknya harus bekerja keras menyelesaikan perbaikan jalur nasional yang melintasi Kota Marmer.  Sebab, dalam hitungan bulan bakal masuk musim mudik. Kendati demikian, mereka optimistis H-10 Lebaran semua pekerjaan sudah selesai.

PPK Kertosono-Kediri-Tulungagung-Jarakan, Dinhassam Ario Kusuma mengatakan, kondisi jalan nasional yang berada di wilayah Tulungagung memang mengkhawatirkan. Sebab, banyak lapisan aspal yang sudah aus dan memicu kondisi jalan yang bergelombang. “Lapisan aspal yang aus memang menjadi pemicu jalan bergelombang,” katanya kepada Koran ini Kamis (25/4).

Menurut dia, penanganan kondisi jalan seperti ini tidak bisa sekadar ditambal. Sebab, ini justru membuat badan jalan semakin tidak rata. Alhasil, pihaknya harus melakukan cold milling atau mengupas lapisan aspal lama untuk diganti yang baru. Jadi, badan jalan bisa sama tinggi dengan sekitarnya yang masih dalam kondisi bagus. “Makanya, alat pengeruk lapisan aspal juga kami tempatkan di situ. Begitu dikupas, langsung diganti dengan lapisan aspal baru seperti biasa,” jelasnya.

Ario, sapaan akrabnya melanjutkan, proses perbaikan ini akan terus dilakukan pihaknya hingga menjelang arus mudik. Target perbaikan secara menyeluruh harus selesai pada H-10 Lebaran nanti. “Target kami H-10 harus sudah selesai agar pemudik dan masyarakat bisa nyaman melintasi jalur yang selama ini bergelombang,” ujarnya.

Sementara itu, Insan, salah satu pengendara sepeda motor mengakui, kondisi jalan di Gondang memang harus mendapat penanganan khusus. Alasannya, di beberapa titik memang bergelombang dan membuat para pengguna jalan tidak nyaman saat melintas. Jadi, lebih baik diganti dengan lapisan aspal baru. “Kini memang lebih baik dibanding sebelumnya yang hanya ditambal,” tutur warga Pogalan, Trenggalek ini.

(rt/rak/did/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia