Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Jalan Mulus, Kurangi Kecelakaan Lalu Lintas

26 April 2019, 19: 20: 59 WIB | editor : Retta wulansari

TAK BERGELOMBANG LAGI: Mobil melintas di Jalan simpang empat barat IAIN Tulungagung yang ditambal.

TAK BERGELOMBANG LAGI: Mobil melintas di Jalan simpang empat barat IAIN Tulungagung yang ditambal. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RATU)

TULUNGAGUNG - Kondisi jalan mulai Bus Nggoleng sampai simpang tiga Pasar Ngunut sudah tak berlubang lagi. Kini jalan dengan panjang sekitar 15 kilometer (km) tersebut mulus, tak ditemukan lubang besar. Itu karena lubang di jalan tersebut ditutup dengan aspal. Tak pelak, hal ini membuat pengendara nyaman. Mereka tidak khawatir atau waswas terperosok ketika melintasi jalan itu.

Warga setempat yang melihat porses penambalan Leni mengungkapkan, penambalan jalan dilakukan pada Rabu (24/4) lalu sekitar pukul 13.00 Wib. Dalam proses penambalan, ada satu buldoser, dan satu truk pengangkut pasir-krikil. Prosesnya butuh enam orang dengan tugas masing-masing. “Penambalan setidaknya perlu waktu 30 menit karena kendaraan berlalu-lalang,” ungkap warga Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru.

Dia melanjutkan, untuk jalan lubang di simpang empat barat IAIN Tulungagung mempunyai panjang sekitar 15 meter dan ketinggian sekitar 3-5 sentimeter (cm) di atas aspal. Panjang tambalan itu menutup tiga lubang yang sebelumnya berkali-kali membuat pengendara motor jatuh. “Ketika aspal masih berlubang, nyaris setiap hari akibatkan pengendara motor jatuh. Semoga setelah ditambal tak ada lagi kejadian seperti itu” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Marthina Alvia Trianasari, Warga Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru. Menurut dia, setelah lubang di simpang empat barat IAIN Tulungagung ditambal, laju motor menjadi lebih normal dan stabil. Jadi, pengendara motor tak kaget dengan jalan lubang karena sudah tak ada. “Pengendara motor yang terkejut itu yang berbahaya sehingga kehilangan keseimbangan,” katanya.

Sementara itu, korban luka lecet karena jatuh terperosok jalan terkelupas di depan SDN 1 Sumberdadi, Fathur mengungkapkan, meski dirinya sempat menjadi salah satu korban jalan rusak, dirinya ikut senang dengan penambalan jalan lubang tersebut. Sebab, aspal yang sudah mulus bisa mengurangi risiko jatuh. “Semoga aspal tambalan bisa bertahan lama,” ujar warga Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru itu.

Dari pantauan radartulungagung.id, ada 36 titik jalan lubang selesai ditambal di sepanjang simpang empat Bus Nggoleng sampai simpang tiga Pasar Ngunut. Aspal tambalan itu mempunyai panjang minimal sektar 1 meter sampai sekitar 20 meter. Tak terkecuali lubang yang sering mengakibatkan jatuhnya korban di simpang empat barat IAIN Tulungagung, depan Masjid Jalan Raya Sumberdadi, dan depan SDN 1 Sumberdadi dengan panjang sekitar 15-20 meter.

(rt/pur/dre/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia