Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Sports

Hadapi Dua Ajang Penentuan

27 April 2019, 09: 25: 59 WIB | editor : Retta wulansari

JAGA PERFORMA: Latihan rutin atlet binaan FPTI Kota Blitar di kawasan GOR Soekarno-Hatta.

JAGA PERFORMA: Latihan rutin atlet binaan FPTI Kota Blitar di kawasan GOR Soekarno-Hatta. (YANU ARIBOWO/RADAR BLITAR)

BLITAR KOTA – Dua event berbeda menjadi ajang pembuktian atlet binaan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Blitar. Tak hanya untuk bersaing merebut medali, bagi atlet penghuni pemusatan latihan kota (puslatkot) yang diproyeksikan turun dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2019, ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2019 Seri I, dan open turnamen di Bogor, menjadi ajang penentuan.

Pasalnya, tim pelatih bakal memantau performa 11 atlet yang masuk proyeksi. Hasil dari dua ajang tersebut bakal dijadikan materi evaluasi terakhir oleh tim pelatih. Awal Mei, tim pelatih terpaksa harus mengurangi kekuatan yang dimiliki, menjadi lima atlet putra dan empat atlet putri. Jumlah sembilan atlet itu disesuaikan dengan kuota untuk memperkuat Kontingen Kota Blitar dalam porprov. “Awal Mei sudah waktunya penentuan siapa saja yang masuk kuota sembilan atlet,” jelas Pelatih FPTI Kota Blitar Wisnu Susanto.

Dalam ajang akhir pekan ini, total ada 22 atlet yang diturunkan. Sebanyak 20 atlet diturunkan di kejurprov, termasuk sembilan atlet proyeksi. Ajang itu berlangsung Jumat (26/4) hingga Selasa (30/4) di Lapangan KONI Jawa Timur, Surabaya. Sedangkan, dalam open turnamen di Bogor, pada Minggu (28/4) hingga Jumat (3/5), hanya dua atlet proyeksi yang diturunkan. Yakni, Krishadianto Nugroho dan Nicholas Putut, yang berumur di atas 19 tahun.

Seperti diketahui, mereka yang masuk proyeksi porprov adalah Krishadianto Nugroho, Nicholas Putut, Daniel Owen, Bibin Hidayat, Rafly Akbar Firmansyah, Ferdy Andreansyah, Yunita Setyoningrum, Yulia Puji Lestari, Layla Agustin, Corraima Refa Apriliani, dan Dimas Larasati. Dua di antara mereka terpaksa bakal dicoret tim pelatih untuk menyesuaikan dengan kuota atlet dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing.

(rt/yan/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia